internasional

Dari Bunker, Netanyahu Sebut Iran Lakukan Kesalahan Besar Usai Kirim Rudal Balistik ke Tel Aviv

Rabu, 2 Oktober 2024 | 10:08 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebut Iran lakukan kesalahan besar usai dikirim rudal balistik. (Kantor PM Israel)

"Rezim di Iran tidak memahami tekad kami untuk membela diri dan tekad kami untuk membalas dendam terhadap musuh-musuh kami," kata Netanyahu dalam konferensi persnya pada 1 Oktober 2024 dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

Baca Juga: Sepakat Pandangan Mantan Wakil Kepala BIN As’ad Said Ali, Pejabat Kepresidenan Palestina Dukung Peran Indonesia Ciptakan Dialog Perdamaian

"(Pemimpin Hamas Yahya) Sinwar dan (panglima militer Hamas Mohammed) Deif tidak memahami ini, (pemimpin Hizbullah Hassan) Nasrallah dan (kepala staf Hizbullah Fuad) Shukr tidak memahami ini, dan mungkin ada orang-orang di Teheran yang tidak memahami ini," lanjutnya.

“Mereka akan mengerti, siapa pun yang menyerang kami — kami akan menyerangnya," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa hal ini telah terjadi di mana pun Israel memerangi 'poros kejahatan' — di Tepi Barat, Gaza, Lebanon, Yaman, Suriah, dan Iran.

Menyerukan agar kekuatan cahaya di dunia bersatu melawan Teheran, perdana menteri mendesak mereka untuk mendukung Israel.

Baca Juga: Opini: Luthfi Yazid dan DePA-RI

"Pilihan tidak pernah lebih jelas antara tirani dan kebebasan, antara berkat dan kutukan," katanya.

"Israel sedang bergerak, dan poros kejahatan sedang mundur," tegas Netanyahu.

"Kami akan melakukan segala yang diperlukan untuk melanjutkan tren ini, untuk mencapai semua tujuan perang, terutama pengembalian semua sandera kami, dan untuk memastikan keberadaan dan masa depan kami," tandasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini