internasional

Israel Mulai Operasi Militer di Tepi Barat, Sebut Harus Diperlakukan Seperti Gaza

Kamis, 29 Agustus 2024 | 12:27 WIB
Israel penjajah mulai operasi militer di Tepi Barat dan menyebutkan harus diperlakukan sama seperti di Gaza, Palestina. (Instagram.com/@palestineredcrescent)

"Teroris di Tepi Barat utara - Gerbang neraka telah terbuka. Anda menyerah atau mati," kata koresponden militer Hebrew Channel 14 Hallel Bitt.

Baca Juga: Presiden Kolombia Serukan Boikot Batubara atas Israel

Operasi itu diluncurkan setelah ledakan di Tel Aviv minggu lalu, yang diklaim oleh Hamas dan gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ).

Setidaknya 10 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka.

Diketahui, tiga orang tewas dalam serangan pesawat nirawak terhadap sebuah kendaraan di tenggara Jenin, dan empat lainnya tewas dalam serangan pesawat nirawak di kamp Faraa di selatan Tubas, menurut kantor berita WAFA.

Yang lainnya tewas oleh tembakan Israel selama bentrokan.

Pasukan Israel telah menghancurkan jalan menuju beberapa rumah sakit besar di Jenin dan Tulkarem dan mengancam akan menyerbu Rumah Sakit Pemerintah Khalil Suleiman di Jenin.

Baca Juga: Menlu Mesir dan Manlu Saudi Bahas Kondisi Perkembangan Gaza Palaestina

"Pasukan pendudukan mengepung sejumlah institusi medis di kota itu, dengan memblokade jalan menuju Rumah Sakit Ibnu Sina dengan gundukan tanah, dan mengepung Rumah Sakit Martir Khalil Suleiman serta kantor pusat Bulan Sabit Merah," kata gubernur Jenin Kamal Abu al-Rub.

Sementara itu, sejumlah faksi perlawanan Palestina tengah menghadapi pasukan Israel di tiga kota yang menjadi sasaran serangan besar-besaran Israel.

"Kami telah menamakan pertempuran yang tengah diperjuangkan para pahlawan Saraya Al-Quds di Tepi Barat sebagai ‘Kengerian Kamp’, tempat musuh mengerahkan pasukannya untuk mencari citra kemenangan setelah kegagalannya selama 10 bulan terakhir dalam menghadapi para pejuang rakyat kami di Gaza dan Tepi Barat," kata Brigade Quds PIJ.

"Dengan pertolongan Tuhan, para pejuang kami siap dan akan membuat musuh merasakan kengerian kamp, ​​dan para prajurit mereka akan tahu neraka yang menanti mereka," tambahnya.***

Halaman:

Tags

Terkini