SENAYANPOST – Presiden Kolombia Gustavo Petro pada Minggu 18 Agustus 2024 mengeluarkan kebijakan setingkat keputusan presiden untuk memboikot Israel dalam sektor perdagangan batubara.
Kebijakan ini selaras dengan sikap Israel yang masih terus menyerang Jalur Gaza Palestina yang mengakibatkan puluhan ribu warga sipil tewas dan ratusan lainnya luka-luka.
“Anak-anak Palestina dan rasa kemanusiaan kita tengah diuji. Masalahnya adalah mereka yang kejam di Kolombia hanya diam ketika melihat pembantaian di Palestina,” jelasnya dalam akun X pada Selasa 20 Agustus 2024 kemarin.
Sikap Presiden Kolombia Gustavo Petro mendapatkan kritik keras dari tokoh-tokoh oposisi yang berhaluan liberal seperti Mantan Wakil Menteri Hukum Kolombia Pablo Filipi Robledo bahwa kebijakan tersebut telah mengganggu sistem perdagangan bebas yang dianut Kolombia. (Muqoddas)