internasional

AS Sebut Misi Pelabuhan Sementara Gaza Selesai, Hanya Penuhi Kebutuhan Warga Sehari Saja

Jumat, 19 Juli 2024 | 17:12 WIB
AS lewat Pentagon umumkan berakhirnya misi pelabuhan sementara di Gaza, yang mencukupi kebutuhan untuk sehari saja. (US Navy)

"Dalam beberapa minggu mendatang, kami berharap jutaan pon bantuan akan masuk ke Gaza melalui jalur baru ini, tambahnya.

Baca Juga: Untuk Palestina, Muhammadiyah Perkuat Diplomasi Kemanusiaan

Awal minggu ini, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengumumkan bahwa dermaga terapung akan diganti dengan "fasilitas khusus" yang disebut Dermaga 28 di Pelabuhan Ashdod tanpa menyebutkan jadwalnya.

Ia juga mengklaim bahwa fasilitas tersebut akan mencakup rumah sakit lapangan untuk merawat anak-anak Palestina.

"Ini adalah solusi jangka pendek yang signifikan yang akan mengatasi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak hingga mekanisme permanen ditetapkan untuk mengevakuasi dan merawat anak-anak yang sakit," ungkap pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Israel.

Baca Juga: Perlawanan Masih Ada, Brigade Al Qassam Rilis Empat Penyergapan di Tal Al Hawa Jalur Gaza

Presiden AS Joe Biden, yang mengumumkan pembangunan struktur senilai 230 juta dolar AS pada bulan Maret, menyatakan kekecewaannya atas kegagalan dermaga tersebut, dengan mengatakan ia berharap itu akan berhasil.

Setelah diluncurkan pada pertengahan Mei, dermaga tersebut beroperasi selama kurang dari 25 hari, dan lembaga-lembaga bantuan hanya menggunakannya sekitar setengah dari waktu tersebut karena masalah keamanan, karena tentara Israel terus-menerus menargetkan konvoi bantuan dan kelompok-kelompok kemanusiaan yang beroperasi di Gaza.

Hampir tidak ada bantuan kemanusiaan yang memasuki Gaza sejak awal Mei ketika Israel secara paksa mengambil alih penyeberangan Rafah setelah Hamas menerima persyaratan perjanjian gencatan senjata yang didukung AS.

Baca Juga: اليابان تدرس مكافحة المنظمات الإرهابية السرية من الرئيس الأسبق للمخابرات الإندونيسية

Tel Aviv juga mengendalikan enam penyeberangan darat lainnya ke daerah kantong yang terkepung, yang dapat memungkinkan pengiriman bantuan yang diperlukan yang telah membusuk di sisi perbatasan Mesir.***

Halaman:

Tags

Terkini