internasional

Hamas Kecam Pernyataan Otoritas Palestina, Tolak Tanggung Jawab Genosida di Gaza

Minggu, 14 Juli 2024 | 21:06 WIB
Gerakan Hamas kecam pernyataan Otoritas Palestina yang menyebutkan harus bertanggung jawab atas genosida di Gaza. (Dokumentasi Hamas)
 
 
SENAYANPOST - Gerakan Perlawanan Hamas Kecam pernyataan Otoritas Palestina yang memintanya untuk ikut bertanggungjawab atas tragedi genosida di Gaza.

Dalam pernyataan resminya, Hamas menyatakan bahwa pihaknya menyesalkan pernyataan Otoritas Palestina tersebut.

Hamas mendesak agar Otoritas Palestina menarik pernyataan tersebut dan terus mendesak Israel penjajah dan Amerika Serikat (AS) mengakhiri pendudukan dan pembantaian di Gaza.

Baru-baru ini, Israel melakukan operasi militer di zona kemanusiaan di Al Mawasi dan Kamp Al Shati dan menyebabkan 100 lebih warga sipil Gaza syahid.
 
Baca Juga: DPR Jerman Larang Simbol Segitiga Merah Hamas, Ternyata Ini Alasannya
 
"Di saat darah Palestina mengalir di sungai akibat pembantaian mengerikan yang dilakukan tentara pendudukan Nazi di Al Mawasi, sebelah barat Khan Younis dan di Masjid Putih di kamp pengungsi Al Shati dan lainnya, kami menyesalkan pernyataan yang mengatasnamakan Presiden Otoritas Palestina untuk membebaskan pendudukan dari tanggung jawab atas kejahatan ini," tulis pernyataan resmi pada 13 Juli 2024, dikutip SenayanPost.com dari situs resmi Hamas.

Hamas mengecam keras pernyataan Otoritas Palestina yang menyalahkan gerakan Perlawanan untuk bertanggung jawab atas genosida ini.

"Menyamakan korban dengan algojo, memberikan pembenaran atas tindakan tentara pendudukan dan kejahatannya terhadap rakyat kami dan menganggap perlawanan bertanggung jawab atas pembantaian ini," lanjutnya.
 
Baca Juga: Arab Saudi Dukung Otoritas Palestina Memerintah di Gaza, Hamas Justru Bilang Begini

Gerakan Perlawanan Palestina itu mendesak Otoritas Palestina untuk menarik pernyataan tersebut dan menuntut Zionis Israel dan AS atas apa yang terjadi di Gaza sembilan bulan terakhir ini.

"Kami serukan penarikan pernyataan-pernyataan yang tidak menguntungkan ini dan menekankan bahwa pendudukan Zionis dan pemerintahan Amerika yang bias terhadap pendudukan adalah pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembantaian dan perang pemusnahan terhadap rakyat kami," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Otoritas Palestina telah memberikan pernyataan resmi terkait pembantaian yang dilakukan Israel penjajah di Gaza.
 
Baca Juga: Politbiro Hamas Terima Tokoh Marxisme Palestina

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari WAFA News Agency pada 13 Juli 2024, Otoritas Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa mereka mengutuk pembantaian di kamp pengungsi di distrik Mawasi, Khan Younis, dan menganggap tidak hanya pemerintah Israel tetapi juga pemerintah AS, yang memberikan segala bentuk dukungan kepada pendudukan Israel beserta kejahatan yang dilakukannya, sepenuhnya bertanggung jawab atas hal itu.

Pihaknya menambahkan bahwa meskipun menyadari bahwa negara pendudukan tidak memerlukan pembenaran dan dalih apa pun untuk melakukan kejahatannya terhadap rakyat Palestina, pendudukan menggunakan dalih apa pun untuk membenarkan kejahatan genosida yang dilakukannya sebagai pembelaan diri.

Mengingat Hamas menghindari persatuan nasional dan memberikan dalih kepada negara pendudukan, Otoritas Palestina menganggap bahwa Hamas turut bertanggung jawab secara hukum, moral, dan politik atas perang genosida yang sedang berlangsung terhadap Jalur Gaza beserta semua penderitaan, kehancuran, dan pembunuhan yang terjadi setelahnya.
 
Baca Juga: Hamas dan Hizbullah Bahas Perkembangan Pertempuran Gencatan Senjata dengan Israel

Otoritas Palestina menyerukan kepada gerakan Hamas untuk mengutamakan kepentingan nasional tertinggi Palestina dan menghapus dalih apa pun yang digunakan oleh pendudukan untuk menghentikan pembantaian tanpa akhir ini.***

Tags

Terkini