internasional

Sejumlah Tokoh Ultra-Konservatif Israel Berpotensi Gantikan PM Benjamin Netanyahu

Jumat, 12 Juli 2024 | 18:18 WIB

 

SENAYANPOST – Media Besar Israel Maariv pada Jumat 12 Juli 2024 pagi waktu setempat merilis hasil polling terbaru terkait prediksi hasil pemilu Israel yang rencananya digelar pada Oktober 2024 ini jika peperangan dengan Hamas telah selesai.

 

Pada survei tersebut diketahui, sebanyak 24 responden dari kalangan konservatif memilih Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir menjadi pengganti Benjamin Netanyahu sebagai kepala pemerintahan Israel.

 

Posisi selanjutnya adalah Mantan Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Israel Mossad yaitu Yosi Kohen mendapatkan dukungan dari 14 persen responden. Sedangkan Menteri Keuangan Israel Bezalel Yoel Smotrich meraih dukungan 11 persen responden.

 

Ben Gvir merupakan ketua dari Partai Otzma Yehudit yang berarti kekuatan yahudisme beraliran ultra konservatif pecahan dari Partai Kach yang merupakan partai terlarang yang oleh Pengadilan Israel dicap sebagai kelompok teroris karena mengembangkan rasisme di tengah masyarakat Israel.

 

Sedangkan Bezalel Yoel Smotrich merupakan ketua Partai Tkuma yang berarti Zionisme Agama yang ingin mencaplok seluruh wilayah Palestina termasuk Tepi Barat dan Jalur Gaza.

 

Adapun Yosi Kohen merupakan kepala Mossad yang selama kepemimpinannya antara tahun 2016 – 2021 melancarkan sejumlah operasi intelijen luar negeri yang kontroversial seperti pembunuhan sejumlah tokoh Hamas dan akademisi Iran.

 

Jika Pemilu Israel digelar, diperkirakan Partai Persatuan Nasional yang merupakan oposisi dan dipimpin Mantan Kepala Staf Gabungan Israeli Defense Force Benny Gantz akan meraih 27 kursi dari 120 total kursi Knesset Parlemen Israel mengalahkan Partai Likud yang dipimpin PM Israel Benjamin Netanyahu yang diperkirakan hanya meraih 20 kursi saja. (Muqoddas).

Terkini