SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu tampak frustasi ketika Amerika Serikat (AS) berencana untuk menunda pengiriman senjata ke negara Zionis tersebut.
Namun, baru-baru ini Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken meyakinkan Netanyahu bahwa negaranya akan tetap mengirimkan senjata untuk melawan Hamas dan faksi Perlawanan di Gaza.
Hingga kini, Israel penjajah belum mengumumkan kemenangan penuh di Gaza setelah meluluhlantakkan daerah kantong tersebut selama lebih dari 250 hari.
"Ketika Menteri Blinken baru-baru ini berada di Israel, kami melakukan percakapan yang jujur. Saya mengatakan bahwa saya sangat menghargai dukungan yang diberikan AS kepada Israel sejak awal perang," kata Benjamin Netanyahu pada 18 Juni 2024, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.
Baca Juga: Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel, Ada Apa?
Dalam pertemuannya dengan Blinken, Netanyahu menekankan hal lain, terutama soal persenjataan yang kabarnya akan dikirim AS.
Menurutnya, tidak masuk akal jika sekarang AS menunda pengiriman senjata ke Gaza untuk Israel.
"Tetapi saya juga mengatakan sesuatu yang lain, saya mengatakan tidak masuk akal bahwa dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah telah menahan senjata dan amunisi untuk Israel," ungkapnya.
Netanyahu juga menekankan bahwa saat ini Israel tengah berjuang melawan musuh AS di Timur Tengah, yaitu Iran.
Baca Juga: Netanyahu Ogah Two State Solution, Menlu Retno Marsudi: Palestina Memang akan Terus Dihabisi
"Israel, sekutu terdekat Amerika, berjuang untuk hidupnya, berperang melawan Iran dan musuh bersama kita lainnya," terangnya.
Menurut penuturan Netanyahu, Blinken bekerja keras siang malam untuk memastikan pengiriman senjata dilakukan dengan lancar.
"Menteri Blinken meyakinkan saya bahwa pemerintah bekerja siang dan malam untuk menghilangkan hambatan ini," lanjutnya.
"Saya tentu berharap demikian. Seharusnya memang begitu," imbuhnya.
Sementara itu, Blinken diminta untuk mengonfirmasi pernyataan Netanyahu tentang pertemuan mereka selama konferensi pers di Washington pada Selasa malam.