Mengenai masalah internal Palestina, Abu Marzouk menyatakan bahwa masa depan Hamas ditentukan oleh para pejuangnya.
"Dan kami teguh di lapangan. Gerakan ini mengelola urusan Palestina di Gaza," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa sehari setelah perang harus menjadi hari Palestina.
"Kami menginginkan pemerintahan yang sepenuhnya berdaya di Tepi Barat dan Jalur Gaza," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah Palestina harus dapat diterima oleh semua orang dan berupaya membangun kembali serta membangun untuk masa depan.***