SENAYANPOST - Penasihat Keamanan Amerika Serikat (AS) Jake Sullivan dijadwalkan akan berangkat ke Arab Saudi dan Israel untuk membicarakan normalisasi hubungan.
Perjalanan diplomatik ini dikonfirmasi Gedung Putih pada Jumat, 17 Mei 2024 terkait pembicaraan normalisasi antara Arab Saudi dan Israel.
Sebelumnya, AS sudah mengupayakan agar normalisasi antara Arab Saudi dan Israel berjalan mulus di tengah genosida di Gaza, Palestina.
Namun, Kerajaan Arab Saudi lewat pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri mengatakan dengan tegas bahwa tidak akan ada normalisasi dengan Israel tanpa solusi dua negara antara Palestina dan negara penjajah tersebut.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Mayadeen English, juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby, Sullivan akan memulai diskusinya dengan bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman pada hari Sabtu.
Baca Juga: As Sisi Jelaskan Normalisasi Hubungan Mesir-Turki ke PM Yunani
Setelah itu, ia akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu.
Sebelumnya, Axios memberitakan bahwa kunjungan ke Arab Saudi dan Israel telah dijadwalkan namun tidak menyebutkan tanggal pasti kunjungan tersebut.
Laporan Axios lain yang diterbitkan sebelumnya mengungkapkan bahwa Sullivan akan berangkat ke Arab Saudi untuk membahas 'kesepakatan besar' yang akan membuat Arab Saudi menormalisasi hubungan dengan Israel.
Sebelum dimulainya perang di Gaza, Otoritas Palestina telah menyetujui Riyadh untuk menormalisasi hubungan dengan Israel tanpa memberikan status negara Palestina.
Perjanjian tersebut terhenti total ketika Israel melancarkan kampanye genosida di Gaza.
Baca Juga: Arab Saudi Gandeng Irak Berantas Pendanaan Terorisme
Pada tanggal 5 Mei, Sullivan mengatakan kepada Financial Times bahwa Gedung Putih tidak akan menandatangani perjanjian keamanan dengan Arab Saudi tanpa negara itu setuju untuk menormalisasi hubungan dengan pendudukan Israel.
"Anda tidak dapat memisahkan satu bagian dari bagian lainnya," kata Jake Sullivan.