SENAYANPOST - Pemerintah Israel belum lama ini umumkan evakuasi tiga jenazah warga yang jadi tawanan Hamas di Gaza, Palestina.
Tiga warga Israel yang berhasil dievakuasi jenazahnya dari Gaza adalah Itzhak Gelenterer, Amit Buskila, dan Shani Louk.
Proses evakuasi jenazah tiga warga Israel itu tidak luput dari Abu Ubaidah, juru bicara sayap militer Hamas.
Israel penjajah mengklaim bahwa ketiganya tewas karena dibunuh oleh pasukan Hamas.
Dalam keterangan pers, Juru Bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan jenazah-jenazah tersebut ditemukan dalam operasi semalam yang dilakukan oleh militer dan Shin Bet.
Baca Juga: Popularitas Pesaing Netanyahu Meninggi di Survey
Ketiganya berada di festival musik Supernova dekat Re’im pada pagi hari terjadinya serangan gencar yang dipimpin Hamas pada tanggal 7 Oktober, di mana mereka kemudian melarikan diri ke daerah Mefalsim.
Hagari mengatakan mereka dibunuh di sana oleh Hamas, dan jenazah mereka kemudian dibawa ke Gaza.
Sampai baru-baru ini, baik Gelerenter dan Buskila dianggap masih hidup, sementara Louk dipastikan meninggal pada akhir Oktober setelah sepotong tengkoraknya diidentifikasi menyusul rekaman yang beredar luas tentang penculikan Hamas.
Pihak militer pada awalnya tidak berencana untuk mengumumkan penemuan jenazah tersebut pada hari Jumat, melainkan menunggu hingga operasi selesai.
Namun karena rumor yang beredar di media sosial tentang operasi tersebut, diputuskan untuk merilis beberapa informasi, termasuk nama ketiga sandera.
Baca Juga: Kembangkan Gerilya, Hamas Tangkap 15 Prajurit Israel
"Saya menyerukan kepada masyarakat, tolong jangan menyebarkan rumor dan menjaga keamanan pasukan kami. Jaga keamanan pasukan kita. Dengarkan pesan juru bicara IDF dan badan resmi saja," kata Daniel Hagari pada 17 Mei 2024, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.
"Kami akan memperbarui informasi apa pun yang tersedia, secara transparan, pertama-tama dari keluarga dan kemudian publik melalui media," lanjutnya.