internasional

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich Ancam Gulingkan Netanyahu Jika Lakukan Dua Hal Ini

Senin, 29 April 2024 | 19:08 WIB
Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich ancam bakal gulingkan Netanyahu jika sang perdana menteri tak lakukan hal ini. (Twitter.com/@IsraeliPM)

SENAYANPOST - Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich mengancam Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jika pihaknya melakukan dua hal ini.

Ultimatum yang disampaikan Smotrich kepada Netanyahu tersebut terkait serangan penuh Rafah dan negosiasi gencatan senjata di Gaza.

Menteri ekstrimis sayap kanan itu mengancam akan menggulingkan sang perdana menteri jika Netanyahu membatalkan serangan ke Rafah dan mengiyakan tawaran Mesir terkait gencatan senjata.

"Jika Anda memutuskan untuk mengibarkan bendera putih dan membatalkan perintah penaklukan Rafah, segera selesaikan misi menghancurkan Hamas dan memulihkan perdamaian bagi penduduk Israel selatan dan seluruh warga negara tersebut, serta mengembalikan saudara-saudara kita yang diculik yang ditahan. menyandera rumah mereka, maka pemerintahan yang Anda pimpin tidak akan mempunyai hak untuk berlanjut," cuit Bezalel Smotrich pada 29 April 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.

Baca Juga: 205 Hari Genosida di Gaza, Dua Tawanan Hamas Ini Desak Netanyahu Setujui Negosiasi Gencatan Senjata

Menteri ekstrimis sayap kanan itu menganggap bahwa jika Netanyahu menerima proposal gencatan senjata, itu akan menjadi 'penyerahan yang memalukan'.

Jika Partai Zionisme Religius yang dipimpin Smotrich menarik diri dari koalisi yang berkuasa, pemerintahan Netanyahu akan bergantung pada pemimpin oposisi Benny Gantz, ketua Partai Persatuan Nasional yang berhaluan tengah, untuk mempertahankan posisinya di kantor.

Proposal baru Israel untuk kemungkinan kesepakatan tawanan dengan Hamas melibatkan 'kesediaan' untuk membahas 'pemulihan ketenangan berkelanjutan' di Jalur Gaza setelah pembebasan awal tawanan atas dasar kemanusiaan.

Informasi ini didapat Axios yang mengutip pejabat Israel.

Baca Juga: Benjamin Netanyahu Ketar-ketir, ICC Diduga Bakal Rilis Surat Penangkapan

Menurut Axios, ini adalah pertama kalinya sejak 7 Oktober para pemimpin Israel mengisyaratkan kesediaan mereka untuk membahas penghentian agresi terhadap Gaza sebagai bagian dari negosiasi kesepakatan penyanderaan.

Hamas secara konsisten menjadikan penghentian perang sebagai titik fokus dari usulannya dalam beberapa bulan terakhir selama perundingan ini.

Sekelompok pejabat intelijen Mesir mengunjungi Israel pada hari Jumat untuk berdiskusi dengan perwakilan dari Shin Bet, pasukan pendudukan Israel (IOF), dan Mossad mengenai file tawanan dan potensi invasi militer Israel ke kota Rafah di selatan Gaza.

Setelah perundingan berakhir, para pejabat Israel mengindikasikan bahwa Mesir mengajukan proposal baru kepada Hamas yang menunjukkan 'kesediaan Israel untuk membuat konsesi signifikan lebih lanjut' kata situs berita tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini