internasional

Indonesia Desak Dewan Keamanan PBB Ambil Tindakan di Gaza: Apa 25 Ribu Nyawa Melayang Terlalu Sedikit?

Rabu, 24 Januari 2024 | 14:10 WIB
Menlu Retno Marsudi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera ambil tindakan di Gaza di mana 25 ribu lebih rakyat Palestina meninggal dunia. (Twitter.com/@Kemlu_RI)

SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi hadiri debat terbuka di Dewan Keamanan PBB terkait Palestina di New York belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Retno menyampaikan bahwa Indonesia akan terus mendukung perjuangan rakyat Palestina yang kini dijajah oleh Israel.

Retno juga menggarisbawahi beberapa hal dan mendesak agar Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan di Gaza dan juga Tepi Barat Palestina.

"Baru saja saya menyampaikan pernyataan dalam debat terbuka di Dewan Keamanan PBB," kata Retno Marsudi pada 23 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari YouTube MoFA Indonesia.

Retno menerangkan ini adalah debat terbuka ketiga yang dihadiri Indonesia dalam tiga bulan terakhir ini.

Baca Juga: Dua Hal yang Disampaikan Indonesia kepada ICJ Terkait Palestina, Menlu Retno Marsudi Desak Penegakkan Hukum Internasional

Ia juga menegaskan bahwa tiga kali debat terbuka tersebut dihadiri seluruhnya oleh Indonesia.

"Ini salah satu perwujudan konsistensi komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina," ujarnya.

Retno mengingatkan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa mereka memiliki mandat untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional dan bukan untuk menoleransi perang atau apalagi genosida.

"Saya juga mengingatkan bahwa Piagam PBB secara jelas mengatur resolusi Dewan Keamanan PBB bersifat mengikat dan harus dilaksanakan," ujarnya.

Ia juga bertanya kepada Dewan Keamanan PBB terkait jumlah resolusi mengenai Palestina telah diadopsi dan berapa banyak yang telah dilaksanakan.

"Pertanyaan tersebut sengaja saya sampaikan pada Dewan Keamanan karena saya melihat banyaknya resolusi yang dilanggar terkait Palestina namun tidak pernah ada sanksi kepada para pelanggar," ungkapnya.

Baca Juga: RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak

Menlu juga menggarisbawahi, ke mana rakyat Palestina harus mengadu kalau bukan ke PBB yang sudah ada puluhan tahun.

Halaman:

Tags

Terkini