Sekembalinya dari menghadiri KTT COP28 di Uni Emirat Arab, Erdogan masih menyatakan tidak kehilangan harapan untuk mencapai perdamaian dalam perjuangan tersebut dan mencatat bahwa Perlawanan Palestina, Hamas, tidak dapat dikecualikan dari solusi potensial.
Secara terpisah, ia berharap kunjungannya ke Yunani minggu depan akan membuka babak baru dalam hubungan Ankara-Athena, menurut media Turki pada hari Sabtu.
Selain itu, Erdogan menyampaikan kepada wartawan bahwa meskipun ada perbedaan pendapat mengenai beberapa hal antara kedua negara, masih ada peluang untuk perbaikan.***