internasional

Intelijen AS Ungkap Perkiraan Jumlah Korban di Pihak Hamas Selama Perang dengan Israel

Selasa, 23 Januari 2024 | 15:17 WIB
Intelijen AS ungkap jumlah korban tentara yang tewas di pihak Hamas, berbeda dengan klaim negara Zionis Israel. (t.me/qassambrigades)

SENAYANPOST - Intelijen Amerika Serikat (AS) memperkirakan Hamas hanya kehilangan 20 hingga 30 persen dari pejuangnya sejak meletusnya perang dengan Israel di Gaza pada 7 Oktober lalu.

Perkiraan Intelijen AS tersebut tidak mencapai tujuan yang sering digembar-gemborkan Zionis Israel yang ingin menhancurkan Hamas, yang jadi penguasa de facto Jalur Gaza.

Menurut laporan intelijen dari Wall Street Journal, Hamas masih mampu melawan pasukan Israel dan meluncurkan roket ke Israel selama berbulan-bulan.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa para pejabat Israel yakin sekitar 16.000 pejuang Hamas terluka, dan sekitar setengah dari mereka kemungkinan besar tidak akan kembali ke medan perang.

Namun, perkiraan AS menunjukkan jumlah pesawat tempur yang berjumlah 10.500 hingga 11.700 orang, dengan kemungkinan banyak yang kembali bertugas aktif.

Baca Juga: Bukan 75 Tahun, Hamas Ungkap Perjuangan Panjang Rakyat Palestina Lawan Penjajahan

Surat kabar AS melaporkan bahwa pemerintahan Biden telah mengurangi ekspektasi mereka terhadap perang tersebut dan mendesak Israel untuk mengubah taktik perang untuk melakukan operasi yang ditargetkan terhadap para pemimpin Hamas.

Seorang pejabat senior militer Israel mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa tujuan Hamas adalah 'tidak kalah' dan bertahan dalam konflik, bukan menang.

Serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober mengakibatkan kematian sekitar 1.200 orang, termasuk 695 warga sipil Israel dan 373 kombatan, menurut data terbaru badan jaminan sosial Israel.

Lebih dari 200 orang, termasuk warga sipil dan tentara, dibawa kembali ke Gaza sebagai tawanan.

Serangan Israel selanjutnya di Gaza sejauh ini telah menewaskan lebih dari 25.000 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Baca Juga: Sayap Militer Hamas Sergap 30 Tentara IDF, Kemungkinan Besar Tewas dan Luka-luka!

Kampanye ini telah memicu tuduhan genosida terhadap Israel dan kasus yang diajukan ke Mahkamah Internasional yang diajukan oleh Afrika Selatan yang meminta tindakan sementara untuk menghentikan perang.

Sebagian besar penduduk Gaza yang berjumlah 2,3 juta jiwa telah mengungsi akibat perang, dan laporan PBB menunjukkan bahwa pengepungan yang dilakukan Israel telah mendorong penduduk Gaza ke ambang kelaparan.

Halaman:

Tags

Terkini