internasional

100 Hari Agresi Israel ke Gaza, Abu Ubaidah Sebut Kelompok Perlawanan Bakal Perluas Operasi Badai Al Aqsa

Selasa, 16 Januari 2024 | 20:39 WIB
Juru bicara sayap militer Hamas, Abu Ubaidah dari Brigade Al Qassam sebut akan perluas operasi militer Badai Al Aqsa. (t.me/qassambrigades)

Dalam operasi militernya tersebut, penjajah Israel sering mengeluarkan beberapa klaim pencapaian.

"Dugaan pencapaian yang diumumkan musuh mengenai pengendalian atau penghancuran apa yang mereka sebut sebagai depot senjata, apa yang mereka sebut sebagai platform rudal yang siap diluncurkan, dan apa yang mereka klaim sebagai terowongan berkilo-kilometer, merupakan sebuah ejekan bagi kami… akan tiba harinya ketika kami buktikan bahwa klaim ini salah," bebernya.

Baca Juga: Link Nonton Marry My Husband Episode 6 Sub Indo Tayang Malam Ini, Lengkap dengan Jadwal Rilis

Abu Ubaidah juga menambahkan bahwa nasib banyak tahanan Israel di Gaza masih belum diketahui, karena banyak yang terbunuh, dan mengatakan Israel memikul tanggung jawab atas hal ini.

Selama dua hari terakhir, Brigade Qassam dan kelompok lain telah menimbulkan kerugian besar pada tentara Israel di kota selatan Khan Yunis dan dekat kamp Bureij dan Maghazi di Gaza tengah.

Deklarasi hari Minggu tersebut dikeluarkan hanya beberapa jam setelah pidato pemimpin perlawanan Lebanon Hassan Nasrallah, di mana ia memuji 'perlawanan sengit' yang dilakukan oleh Hamas dan faksi Palestina lainnya.

Nasrallah menegaskan bahwa front Lebanon tidak akan berhenti sampai serangan terhadap Gaza berakhir.

Baca Juga: Spoiler Awal Manga One Piece 1104: Kuma Mendadak Muncul, Marinir Bersiap Hancurkan Egghead!

Hizbullah melancarkan beberapa operasi terhadap situs Israel di perbatasan pada 14 Januari.

Diantaranya adalah serangan terhadap pemukiman Kfar Yuval, yang menimbulkan korban termasuk tentara tewas dan terluka.

Serangan perlawanan Irak terhadap pangkalan AS di Irak dan Suriah masih terus berlangsung.

Begitu pula perang maritim Yaman terhadap kapal-kapal Israel, yang Sanaa berjanji akan terus melanjutkannya meskipun ada serangan AS dan Inggris baru-baru ini di Yaman.***

Halaman:

Tags

Terkini