internasional

3 Poin Penting Pidato Abu Ubaidah dalam 100 Hari Agresi Israel: Fajar Kebebasan Semakin Dekat

Senin, 15 Januari 2024 | 18:33 WIB
Abu Ubaidah juru bicara sayap militer Hamas Brigade Al Qassam menyampaikan pidato setelah 100 hari agresi Israel ke Palestina. (t.me/qassambrigades)

Ia juga menggarisbawahi bahwa operasi Perlawanan akan terus berkembang setiap hari sampai pendudukan menghentikan permusuhannya.

Mengenai beberapa tawanan Israel yang ditahan oleh Perlawanan di Jalur Gaza, Abu Ubaidah menekankan bahwa nasib banyak tawanan baru-baru ini menjadi tidak diketahui, yang menunjukkan bahwa banyak dari mereka kemungkinan besar telah terbunuh.

Ia menyatakan bahwa pendudukan bertanggung jawab atas nasib mereka, dan menegaskan kembali bahwa musuh gagal mencapai tujuannya dan tidak dapat membebaskan tawanan yang ditahan oleh Perlawanan.

Menanggapi pendudukan, Abu Ubaidah mengklarifikasi bahwa dugaan pencapaian musuh adalah hal yang 'menggelikan'.

Dia menunjuk secara khusus pada klaim yang dibuat oleh pasukan pendudukan Israel mengenai serangan terhadap beberapa peluncur roket dan gudang senjata, dengan mengatakan bahwa Perlawanan telah mengambil tindakan pencegahan pada tanggal 7 Oktober untuk mendistribusikan senjata yang disimpan, sebuah pernyataan yang membantah kebohongan Israel.

Baca Juga: Hamas Kecam Keras Insiden Penyerangan Staf Telekomunikasi Gaza oleh IDF, Sebut Kejahatan Perang

3. Brigade Al Qassam Terima Pesan dari Pejuang Lebanon, Yaman, dan Irak

"Kami menyampaikan salam kepada para pejuang di Lebanon, Yaman, Irak, dan semua lini umat. Kami berduka atas para martir mereka, dan dunia telah menyaksikan bagaimana kekuatan kegelapan (kolektif Barat) membentuk aliansi dan menyerang mereka yang mendukung rakyat Gaza," katanya.

Juru bicara tersebut mengungkapkan bahwa Brigade Al Qassam telah menerima pesan dari faksi Perlawanan.

"Menerima pesan dari (faksi Perlawanan) di wilayah tersebut yang mengindikasikan bahwa mereka akan memperluas operasi mereka dalam beberapa hari mendatang, di tengah berlanjutnya agresi di Gaza," lanjutnya.

Lebih jauh lagi, Abu Ubaidah mendesak umat Islam untuk bangkit melawan pendudukan Israel, yang berupaya untuk mengendalikan (Masjid) Al Aqsa.

"Adalah tugas kita untuk memberi tahu miliaran umat Islam di seluruh dunia bahwa musuh Zionis telah menghancurkan sebagian besar masjid di Jalur Gaza," tegasnya.

Terakhir, juru bicara tersebut menyimpulkan dengan mengatakan.

"Fajar kebebasan bagi seluruh rakyat kita semakin dekat atas kehendak Allah. Upaya dan darah rakyat kita tidak akan sia-sia," pungkas Abu Ubaidah mengakhiri pidatonya.***

Halaman:

Tags

Terkini