Baca Juga: Arc Pulau Egghead Dimulai, Kapan Anime One Piece Episode 1090 Sub Indo Tayang?
Para orang tua minggu ini membuat keputusan sulit dengan meminta Daily Mail membagikan gambar-gambar yang menyayat hati untuk pertama kalinya saat mereka mati-matian berjuang untuk pembebasan anak-anak mereka.
"Meskipun secara emosional sulit bagi kami, keluarga, untuk melihat foto Karina dengan mata tak berdaya, mata memohon dan wajah berlumuran darah, kami harus menyebarkannya," kata Sasha, saudara perempuan Karina yang disandera.
"Dunia pasti melihat tatapan ngeri di mata saudara perempuanku. Dunia harus segera bertindak untuk mengeluarkan saudara saya dari sana," lanjutnya.
Sementara itu, ibu Liri juga ikut menyuarakan keresahannya karena putrinya jadi sandera Hamas.
Baca Juga: Hari ke-95 Agresi Israel, Juru Bicara Brigade Al Qassam Abu Ubaidah Ungkap Puluhan Tentara IDF Tewas
"Sangat penting bagi seluruh dunia untuk mengetahui apa yang telah kita lalui pada tanggal 7 Oktober, dan dapat mulai membayangkan apa yang kita alami sekarang," kata ibu Liri (51).
"Kami berharap PBB memahami urgensi dan kemanusiaan dalam membantu mengembalikan semua perempuan segera," tambahnya.
Pihak keluarga sangat kecewa karena PBB dan organisasi hak-hak perempuan tidak berbuat banyak untuk mengutuk kekerasan yang menimpa keluarga mereka dan ribuan warga Israel lainnya.
Di London, dalam sidang komite yang panjang dengan para anggota parlemen kemarin, yang merupakan sidang pertama sejak kembali ke pemerintahan, David Cameron mengatakan bahwa ia 'tentu saja' mempunyai kekhawatiran mengenai peran Israel dalam krisis ini namun bukan tugasnya untuk membuat 'keputusan hukum'.
Baca Juga: Jelang Sidang ICJ, Ini Peluang Afrika Selatan Menangkan Gugatan Kejahatan Genosida Israel di Gaza
"Jika Anda bertanya kepada saya, apakah saya khawatir Israel telah mengambil tindakan yang mungkin melanggar hukum internasional karena tempat ini telah dibom atau apa?" kata Cameron.
"Ya, tentu saja saya khawatir tentang hal itu, dan itulah sebabnya saya berkonsultasi dengan pengacara Kementerian Luar Negeri ketika memberikan nasihat mengenai ekspor senjata," lanjutnya.
Dia mendesak Israel untuk memulihkan pasokan air ke Gaza, namun menolak untuk bertanya apakah merampas pasokan air dari penduduk sipil merupakan pelanggaran undang-undang mengenai konflik bersenjata.