internasional

Indonesia dan Mesir; Dua Bandul Perdamaian Dunia

Rabu, 27 Desember 2023 | 12:25 WIB

 

 

Hisyam An Najjar

Pengamat Gerakan Radikalisme

 

 

Masa jabatan baru Presiden Sisi di Mesir dan terpilihnya presiden kedelapan Indonesia setelah dua bulan nanti dengan partisipasi sekitar 206 juta pemilih, mengikuti pendekatan yang sama yang dikembangkan kedua negara sejak tahun 1950an, mengirimkan pesan kepada dunia bahwa kami, Dunia Islam dan Negara Arab, adalah pembawa perdamaian.

 

Pada tahun 1940, delapan tahun sebelum berdirinya Israel, Nahdlatul Ulama (NU) mencalonkan Sukarno menjadi presiden sebagai tanda dukungan terhadap sistem republik yang sesuai dengan sistem pemerintahan modern. Hal itu disepakati dalam Konferensi Banjarmasin yang terkenal itu. bahwa Indonesia adalah “rumah Islam” dari sudut pandang upaya mencapai kemerdekaan, kemakmuran, dan kebebasan, bukan dari sudut pandang kekuasaan.

 

Para pemimpin NU mendefinisikan identitas Indonesia sebagai negara sipil pluralistik yang menghormati dan melestarikan agama, namun ajarannya tidak dipaksakan dalam bentuk otoritas pemerintahan melainkan disebarluaskan ke dalam moralitas sosial melalui pesantren, lembaga keagamaan, masjid, dan sekolah.

 

Sukarno mengusulkan rumusan akhir Pancasila setelah membahasnya dan memasukkannya ke dalam UUD (Piagam Jakarta) tahun 1945. Banyak sistem syariat Islam yang diperkenalkan selain persoalan perkawinan, perceraian, dan warisan bagi umat Islam. Dari delapan presiden hingga saat ini, masyarakat Indonesia didasarkan pada keberagaman dan hidup berdampingan dalam berbagai keyakinan.

 

Hal penting untuk kita catat dan jadikan perhatian seluruh dunia adalah bahwa Indonesia (negara Islam terbesar dari segi jumlah penduduknya) sejak setelah kemerdekaan dan dalam proses berturut-turut kemajuan negara melalui upaya generasi pemimpin, pemikir, politisi, dai dan pendidik dari masa pemerintahan Sukarno hingga Joko Widodo, menolak untuk berubah menjadi sebuah negara agama ekstremis yang mayoritas negara-negara Asia. Tujuan itu adalah yang ditarget oleh kelompok Darul Islam (DI/ TII/ NII).

Halaman:

Tags

Terkini