internasional

Israel Kena Prank Lagi Usai Temukan Terowongan Besar, Hamas: Anda Terlambat, Misi Sudah Selesai

Selasa, 19 Desember 2023 | 19:21 WIB
Brigade Al Qassam Hamas kembali kecoh alias prank Israel setelah temuan terowongan besar di perbatasan Erez. (Twitter.com/@MOSSADil)

Baca Juga: Warga Israel Putus Asa Usai 2 Bulan Lebih Jadi Sandera Hamas: Kami Tidak Ingin Menua di Sini

Pendudukan Israel membutuhkan 70 hari perang habis-habisan untuk menemukan satu terowongan besar di wilayah terbuka yang berada di bawah kendalinya mencerminkan kesulitan dalam menemukan dan menghancurkan terowongan di Gaza.

Terutama di daerah perkotaan, dimana para pejuang Palestina berada menggunakan jaringan terowongan untuk menimbulkan kerugian besar pada kendaraan lapis baja pendudukan di tengah konfrontasi sengit yang terjadi di sana.

Dilihat dari ukuran dan struktur terowongan tersebut, tampaknya tempat tersebut tersebut dirancang untuk operasi ofensif, sebagaimana dikonfirmasi oleh video yang dirilis oleh media Hamas.

Mereka menggarisbawahi bahwa terowongan tersebut terkait dengan pengangkutan pasukan yang bertugas melaksanakan Operasi Badai Al Aqsa dan menunjukkan bahwa misi tersebut, sebagaimana dikatakan Brigade Al Qassam, memang telah tercapai.

Baca Juga: AS Pimpin 10 Negara Amankan Laut Merah Buntut Serangan Houthi Yaman

Terowongan panjang yang membentang berkilo-kilometer ini digunakan untuk mengangkut pasukan dari satu daerah ke daerah lain, beserta peralatan berat dan ringannya, secara sembunyi-sembunyi.

Hal ini bertujuan untuk melawan kemampuan penjajah untuk mendeteksi mereka dari jarak jauh, sehingga menjaga kemampuan pasukan untuk mengejutkan musuh dan membuat pasukannya lengah.

Terowongan jenis ini tidak ditujukan untuk tujuan pertahanan atau infiltrasi di belakang garis musuh.

Ukuran dan jenisnya membuatnya tidak cocok untuk operasi pertahanan yang memerlukan terowongan yang hanya dapat menampung beberapa pejuang perlawanan, dilengkapi untuk operasi tempur khusus (komando), seperti yang ditunjukkan di antara titik-titik operasi Perlawanan seperti Juhr al-Dik dan Beit Hanoun.***

Halaman:

Tags

Terkini