internasional

IOF Sebut Hamas Tak Mampu Goreng Telur, Izzat al Risheq: Kami Sibuk Panggang Merkava

Jumat, 15 Desember 2023 | 15:36 WIB
Israel Occupation Force (IOF) baru-baru ini membagikan selebaran kepada warga Gaza yang menyebut Hamas tak bisa menggoreng telur. (Twitter.com/@PalestineNW)

SENAYANPOST - Israel Occupation Force atau IOF baru-baru ini menyebarkan selebaran yang berisi 'bounty' para petinggi Hamas kepada warga Gaza.

Dalam selebaran tersebut IOF menuliskan bahwa Hamas saat ini telah kehilangan kekuatannya hingga tak mampu menggoreng telur.

Sementara itu, pemimpin Hamas Izzat al Risheq mengatakan bahwa memang pasukan pejuang tak punya waktu menggoreng telur.

Baca Juga: Israel Terus Bombardir Gaza, Joe Biden Tekan Benjamin Netanyahu Minimalisir Korban Sipil

Petinggi Hamas itu kembali me-roasting selebaran yang dibagikan kepada warga Gaza itu.

"Tidak ada waktu untuk menggoreng telur. Pejuang perlawanan kita sibuk memanggang Merkava," bunyi pernyataan Izzat al Risheq pada 15 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Twitter @PalestineNW.

Sementara itu, Brigade Al Qassam menargetkan 4 tank Zionis Merkava dengan peluru Al-Yassin 105 di proyek Beit Lahia di Jalur Gaza utara.

Baca Juga: Houthi Yaman Serang Kapal Kontainer Maersk di Laut Merah, Perusahaan Asal Denmark Justru Bilang Begini

Tidak hanya itu, pasukan pejuang Palestina ini juga menghancurkan konsentrasi kendaraan musuh yang menembus timur dan barat laut Kota Gaza dengan mortir.

Brigade Al-Qassam menargetkan 3 tank Zionis dan dua buldoser militer dengan peluru Al-Yassin 105 di Jalan Yarmouk di Kota Gaza.

Selama 72 jam terakhir, mujahidin Qassam berhasil menghancurkan 72 kendaraan militer seluruhnya atau sebagian.

Baca Juga: Jadwal Tayang Anime One Piece Episode 1088, Lengkap dengan Spoiler!

Setidaknya 36 tentara Israel dinyatakan tewas dalam operasi militer tersebut.

"Mujahidin kami membenarkan bahwa 36 tentara tewas, puluhan tentara Zionis lainnya tewas dan terluka, dan peralatan serta harta benda beberapa dari mereka disita setelah menargetkan pasukan Zionis yang menyerang dengan rudal, perangkat anti-benteng, dan individu, serta bentrok dengan mereka dari jarak nol," bunyi pernyataan resmi dari Telegram Brigade Al Qassam pada 15 Desember 2023.

Halaman:

Tags

Terkini