SENAYANPOST - Seorang kolonel tentara Israel atau Israel Defence Force (IDF) dikabarkan tewas dalam pertempuran di Gaza.
Kolonel tersebut memimpin pangkalan depan unit infanteri elit IDF di Gaza bersama tentara lainnya.
Diketahui, kolonel IDF itu bernama Itzhak Ben Basat (44) tewas pada hari Selasa, 12 Desember 2023 dalam penyergapan pejuang Palestina di Shejaiya, Gaza.
Ben Basat, kepala tim komandan Brigade Golani, adalah perwira Israel paling senior yang terbunuh di Gaza sejak invasi darat diluncurkan pada akhir Oktober, menurut Times of Israel.
Sembilan tentara lainnya tewas dalam insiden yang sama pada hari Selasa, termasuk seorang letnan kolonel yang memimpin resimen Golani, dua komandan kompi, seorang komandan peleton dan seorang komandan regu.
Sementara itu, Menteri Kabinet Perang Israel, Benny Gantz menyebut pertempuran di Gaza sebagai 'perang kemerdekaan kedua'.
Hal ini disampaikannya setelah kematian beberapa komandan pada hari Selasa dalam sebuah pukulan besar terhadap operasi darat.
"Perang kemerdekaan kedua Israel memakan akibat yang berat, menyakitkan, dan sulit bagi kami," kata Gantz pada 13 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.
"Setiap orang yang jatuh merupakan bekas luka bagi seluruh Negara Israel, dan setiap bekas luka tersebut merupakan pengingat akan kepahlawanan para pejuang kita dan perlunya menjadi masyarakat yang layak atas pengorbanan mereka,” tambahnya.
Militer Israel sebelumnya mengumumkan bahwa delapan tentara tewas dalam penyergapan di lingkungan Shejaiya di Gaza.
Mereka termasuk komandan Batalyon 13 Brigade Golani, satuan infanteri elit militer.