Ia secara gamblang mengatakan bahwa tragedi dua bulan terakhir ini adalah Nakba atau kehancuran.
Baca Juga: Lirik Lagu PERFECT NIGHT (Holiday Remix), LE SSERAFIM, Vibes Natal dan Tahun Baru Banget
"Kami sekarang sebenarnya sedang menggelar Nakba Gaza," katanya.
7. Yoav Gallant (Menteri Pertahanan)
Sama seperti Netanyahu, Gallant yang juga Menteri Pertahanan Israel juga mengeluarkan pernyataan kontroversial.
"Kami berperang melawan manusia hewan. Kami memberlakukan pengepungan total terhadap Gaza. Tidak akan ada listrik, tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada bahan bakar. Semuanya akan ditutup," ujarnya.
Baca Juga: Aktivis Palestina Minta Dunia Internasional Lakukan Mogok Global untuk Gencatan Senjata di Gaza
8. Ayelet Shaked
Ayelet Shaked merupakan Menteri Kehakiman Israel.
Ia menyatakan bahwa di balik warga sipil ada teroris-teroris yang mengancam Israel.
"Di belakang setiap teroris berdiri puluhan laki-laki dan perempuan, yang tanpa mereka ia tidak dapat terlibat dalam terorisme. Mereka semua adalah pejuang musuh, dan darah mereka akan menjadi tanggung jawab mereka semua. Sekarang, ini juga termasuk ibu para syuhada, yang mengirim mereka ke neraka dengan bunga. Mereka harus mengikuti anak laki-laki mereka, tidak ada yang lebih adil. Mereka harus pergi, begitu pula rumah fisik tempat mereka memelihara ular. Jika tidak, lebih banyak ular kecil akan tumbuh di sana," katanya.
Baca Juga: Isu Makin Liar, UNHCR Beberkan 10 Fakta Seputar Pengungsi Rohingya di Aceh
9. Isaac Herzog (Presiden Israel)
Herzog mengatakan bahwa tidak ada warga sipil yang tidak bersalah di Gaza.
"Tidak ada warga sipil yang tidak bersalah di Gaza.. Seluruh bangsa di luar sanalah yang bertanggung jawab," tandasnya.***