Amerika Serikat mengatakan bahwa Rusia dan China sedang memodernisasi persenjataan nuklir mereka.
China kemungkinan akan memiliki persediaan 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 jika negara itu terus melanjutkan laju pengembangan nuklirnya seperti saat ini.
Baca Juga: Loki Season 2: Ternyata Ini Alasan 'God of Mischief' Serang The Avengers di Bumi 11 Tahun Lalu
Putin mengendalikan sekitar 5.889 hulu ledak nuklir pada tahun 2023, dibandingkan dengan 5.244 yang dikendalikan oleh Biden, menurut Federasi Ilmuwan Amerika.
Dari jumlah tersebut, Rusia memiliki sekitar 1.674 hulu ledak nuklir strategis sementara Amerika Serikat memiliki 1.670 hulu ledak nuklir.***