Blok apartemen, masjid dan rumah sakit termasuk di antara lokasi yang diserang, dan serangan tersebut menghancurkan beberapa jalan dan rumah, menurut laporan media dan saksi mata.
Israel juga mengebom markas besar perusahaan swasta Palestine Telecommunication Co., yang dapat mempengaruhi layanan telepon rumah, internet, dan telepon seluler.
Serangan berlanjut hingga malam hari pada hari Senin.
Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang sasaran di Jalur Gaza dari laut dan udara, termasuk gudang senjata yang dikatakan milik Jihad Islam dan sasaran Hamas di sepanjang garis pantai Gaza.
Baca Juga: Happy Asmara Kesurupan di Panggung, Nyanyi tapi Hilang Kesadaran!
Juru bicara Hamas Abu Ubaida mengeluarkan ancaman pada hari Senin untuk membunuh warga Israel di antara puluhan orang yang ditawan setelah serangan mendadak pada Sabtu pagi.
Dia mengatakan Hamas akan mengeksekusi seorang tawanan Israel untuk setiap pemboman Israel terhadap rumah warga sipil tanpa peringatan, dan menyiarkan eksekusi tersebut.
Belum ada tanggapan langsung dari militer Israel terhadap ancaman tersebut.
Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu 3D, Jungkook BTS, ARMY Wajib Tahu
Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen mengatakan lebih dari 100 orang telah ditawan oleh Hamas selama serangan mematikan lintas batas akhir pekan lalu.
Warga Palestina Mengungsi
Warga Palestina melaporkan menerima panggilan dan pesan audio ponsel dari petugas keamanan Israel yang menyuruh mereka meninggalkan daerah-daerah terutama di wilayah utara dan timur Gaza, dan memperingatkan bahwa tentara akan beroperasi di sana.
Baca Juga: Lirik Lagu 3D, Jungkook BTS, Kolaborasi Bareng Jack harlow
Puluhan orang di lingkungan Remal di Kota Gaza meninggalkan rumah mereka.