SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel berupaya menciptakan kondisi yang memungkinkan rakyat Iran menggulingkan pemerintahan di Teheran, meskipun ia mengakui tidak ada jaminan bahwa hal tersebut akan benar-benar terjadi.
Menurut Netanyahu, perubahan rezim pada akhirnya harus datang dari dalam negeri Iran sendiri.
"Anda bisa membawa seseorang ke air, Anda tidak bisa memaksanya minum," kata Netanyahu pada 12 Maret 2026, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.
Israel menggambarkan keterbatasan pengaruh Israel terhadap dinamika politik domestik Iran.
Baca Juga: Menlu Iran Abbas Araghchi Bantah Klaim Donald Trump Terkait Rencana Teheran Serang AS
Ia menjelaskan bahwa Israel berupaya membuka ruang bagi masyarakat Iran untuk melakukan perlawanan melalui berbagai langkah militer, termasuk serangan udara yang dilakukan belakangan ini.
"Kami akan menciptakan kondisi optimal untuk melakukan ini, termasuk serangan udara seperti yang kami lakukan kemarin dan dalam beberapa waktu terakhir, untuk memberi mereka ruang yang dibutuhkan untuk turun ke jalan," ujarnya.
Meski demikian, Netanyahu menegaskan bahwa ia tidak dapat memastikan apakah rakyat Iran akan benar-benar bangkit melawan pemerintahnya.
"Saya tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa rakyat Iran akan menjatuhkan rezim. Pada akhirnya, sebuah rezim digulingkan dari dalam," katanya.
Ia menambahkan bahwa Israel dan sekutunya hanya dapat membantu menciptakan tekanan yang diperlukan.
Baca Juga: Danny Citrinowicz: AS Salah Membaca Iran, Rezim Tak Akan Menyerah
"Kami tentu dapat membantu. Kami telah memberi tahu Anda bahwa bantuan sedang dalam perjalanan. Bantuan telah datang dan lebih banyak lagi akan menyusul," ujarnya.
Netanyahu juga menyatakan harapannya agar pemerintahan di Iran pada akhirnya runtuh.
Artikel Terkait
Lawatan Tak Biasa Netanyahu ke Washington, Terkait Iran?
Israel Diambang Perang Saudara; Akibat Korupsi Netanyahu
Bukan Bahas Iran dan Gaza, Netanyahu ke AS Minta Trump Desak Presiden Israel Berikan Amnesti atas Kasus Korupsinya
Menilik Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu, Bikin Warga Israel Terpecah Belah
Beredar Video Pidato Trump dan Netanyahu Menggunakan Bahasa Persia di Siaran TV Iran