SENAYANPOST - Pertemuan Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dijadwalkan di Muscat, Oman saat ini tengah berlangsung membahas tentang program nuklir Teheran.
Surat kabar Israel, Haaretz, mengutip salah seorang pejabat Timur Tengah menerangkan bahwa pertemuan antara AS dan Iran itu akan khusus membahas program nuklir.
Menurut surat kabar tersebut, AS setuju untuk mencabut tuntutan agar negosiasi juga mencakup program rudal balistik Iran dan isu-isu keamanan Timur Tengah.
Sebelumnya, pertemuan tersebut dikabarkan akan membahas tentang program rudal balistik dan isu keamanan Timur Tengah lainnya.
Baca Juga: Jeffrey Epstein Disebut Pernah Diminta Pantau Arab Saudi di Tengah Pembersihan Ritz Carlton
"Setelah intervensi oleh negara-negara lain di kawasan itu, termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Oman," kata sumber tersebut pada 6 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com dari TASS News Agency.
Sumber Timur Tengah lainnya mengatakan kepada Haaretz bahwa "negara-negara di seluruh kawasan menekan AS untuk memberi kesempatan pada diplomasi dan dialog."
Media Al Monitor melaporkan pada hari Kamis, mengutip sumber, bahwa otoritas Israel khawatir program rudal Iran dan isu-isu keamanan regional lainnya dapat dihapus dari agenda pembicaraan.
Situs berita Axios sebelumnya melaporkan bahwa pembicaraan AS-Iran akan berlangsung di Oman pada 6 Februari.
Baca Juga: Alwi Shihab: Board of Peace Tegaskan Komitmen Prabowo Dukung Kemerdekaan Palestina
Presiden AS Donald Trump menyatakan pada 26 Januari bahwa Washington telah mengirimkan "armada besar" ke arah Iran, dan menyatakan harapan bahwa Teheran akan terlibat dalam dialog dan membuat kesepakatan, dengan melepaskan senjata nuklir.
NBC News: AS masih mempertimbangkan tujuannya di Iran
Pihak berwenang AS belum memutuskan apa yang ingin dicapai oleh potensi operasi militer terhadap Iran, lapor NBC News, mengutip pejabat AS.
Menurut dua perwakilan pemerintahan Washington, Presiden Donald Trump belum memberikan instruksi yang jelas tentang apa yang harus dilakukan pasukan AS di Iran.
Artikel Terkait
Hindari Perang Besar, AS Pilih Tunda Serangan Militer ke Iran
Mediator Usulkan Kerangka Pembicaraan Iran dan AS, Apa Isinya?
Menlu Abbas Araghchi Pastikan Pembicaraan Iran dan AS Berlangsung di Oman, Begini Reaksi Israel
AS Tembak Jatuh Drone Iran, Donald Trump Sebut Pembicaraan dengan Teheran Masih Berlanjut
Pengamat Keamanan Timur Tengah: Pembicaraan Nuklir Iran dan AS di Oman Hampir Pasti Buntu