SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjamu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk makan siang di Mar A Lago pada hari Senin waktu setempat.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, kedua pemimpin tersebut mengatakan bahwa mereka secara umum sepakat pada sebagian besar isu, mulai dari langkah selanjutnya di Gaza dan kemungkinan membom Iran lagi, hingga betapa pantasnya Trump menerima penghargaan lain.
Trump mengklaim negara-negara yang tidak disebutkan namanya 'ingin masuk dan memusnahkan Hamas' jika kelompok militan tersebut gagal melucuti senjata.
Ditanya tentang perselisihan antara Israel dan Hamas mengenai apakah kelompok militan Palestina di Gaza memang telah setuju untuk melucuti senjata, Trump mengatakan bahwa Hamas akan diberikan waktu yang sangat singkat.
Baca Juga: Brigade Al Qassam Umumkan Sejumlah Komandan yang Gugur, Ada Abu Ubaidah sang Juru Bicara
"Mereka akan diberi waktu yang sangat singkat untuk melucuti senjata… tetapi jika mereka tidak melucuti senjata, seperti yang telah mereka sepakati, maka akan ada konsekuensi mengerikan bagi mereka," kata Donald Trump pada 29 Desember 2025, dikutip SenayanPost.com dari The Guardian.
Didesak lebih lanjut tentang apa yang akan terjadi jika Hamas tidak melucuti senjata, Trump mengatakan konsekuensinya akan berat.
"Akan mengerikan bagi mereka," ujarnya singkat.
Kemudian ia mengklaim bahwa beberapa negara yang tidak disebutkan namanya yang sebelumnya mendukung Hamas kini bersedia menyerang para militan jika mereka tidak melucuti senjata.
"Sekarang, jika mereka tidak mau melucuti senjata, negara-negara yang sama itu akan memusnahkan Hamas," kata Trump.
Baca Juga: Hamas Tuntut Israel Penjajah Buka Penyelidikan Tak Memihak Atas Serangan 7 Oktober 2023
Klaim presiden tersebut tampaknya merujuk pada pasukan stabilisasi internasional yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata Gaza.
Namun, tidak satu pun negara yang dapat berpartisipasi dalam pasukan tersebut yang berjanji untuk melakukan apa pun selain bertindak sebagai penjaga perdamaian.
Trump juga dalam pertemuan itu menyuarakan dukungan untuk serangan Israel baru terhadap Iran terkait program rudal
Artikel Terkait
Hamas Setujui Proposal Gencatan Senjata di Gaza, Netanyahu Sebut Gerakan Perlawanan Palestina Melemah
Donald Trump Lepas Tangan: Serangan Israel ke Qatar Perintah Netanyahu, Bukan Washington
Israel Penjajah Tuding Hamas Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata, Netanyahu Bersikeras Tutup Perbatasan Rafah
ICC Tolak Banding Israel untuk Batalkan Surat Penangkapan Netanyahu
Donald Trump Akui Netanyahu Jadi Penghambat Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza, Bukan Hamas