SENAYANPOST - Proses negosiasi gencatan senjata di Gaza alami kemajuan, utusan Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terlibat debat panas.
Debat panas tersebut akhirnya bisa mendorong kemajuan setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas itu selalu menemui jalan buntu.
Utusan Donald Trump untuk urusan Timur Tengah, Steve Witkoff mengatakan bahwa ia terlibat dalam pertemuan yang 'menegangkan' dengan Netanyahu.
Pertemuan tersebut diadakan pada Sabtu lalu, 11 Januari 2025.
Baca Juga: 466 Hari Genosida di Gaza: Kesepakatan Gencatan Senjata Makin Dekat, Mediator Serahkan Draf Akhir
Dalam pertemuan tersebut, Trump meminta agar Netanyahu menerima kompromi yang diperlukan guna mengamankan kesepakatan pertukaran tawanan dengan Hamas sebelum pelatikan Presiden AS pada 20 Januari 2025.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Times of Israel pada 13 Januari 2025, tekanan Witkoff terhadap Netanyahu tampaknya telah memberikan dampak.
Dua pejabat yang mengetahui negosiasi tersebut mengatakan bahwa kesenjangan utama telah tertutup selama pembicaraan selama akhir pekan.
Juru bicara Witkoff dan Netanyahu tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai masalah tersebut.
Baca Juga: Frustasi, Ayah Korban Penculikan Hamas di Gaza Ini Sebut Netanyahu Lakukan Kejahatan Perang
Sementara perdana menteri telah mendorong selama berminggu-minggu untuk gencatan senjata sementara yang hanya terkait dengan tahap pertama dari proposal tiga tahap yang diajukan Israel Mei lalu.
Isinya terkait perjanjian yang sedang diselesaikan semakin mendekati tawaran awal, dengan klausul yang menghubungkan tahap pertama dengan dua tahap lainnya, sehingga mempersulit Israel untuk melanjutkan pertempuran setelah tahap awal dimulai, kata salah satu pejabat.
Sementara itu, Haaretz melaporkan bahwa Israel juga akan setuju untuk sepenuhnya menarik diri dari Koridor Philadelphia selama tahap pertama.
Ini sebuah klaim yang kontras dengan pengarahan sebelumnya hari ini oleh pejabat Israel, yang mengatakan Israel tidak akan meninggalkan koridor tersebut pada tahap pertama atau kedua dari kesepakatan tersebut.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo dan Presiden Mesir Sepakat Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza Palestina
Laporan: Perundingan Gencatan Senjata di Gaza Terhenti, Hamas dan Israel Penjajah Temui Jalan Buntu
Benjamin Netanyahu Lagi-lagi Sabotase Gencatan Senjata di Gaza
Hamas Ingin Gencatan Senjata Secepatnya di Gaza dengan Israel, Korban Syahid Hampir 46 Ribu Orang
466 Hari Genosida di Gaza: Kesepakatan Gencatan Senjata Makin Dekat, Mediator Serahkan Draf Akhir