SENAYANPOST - Qatar akhirnya tangguhkan mediasi antara Israel dan Hamas setelah satu tahun upaya gencatan senjata di Gaza mengalami jalan buntu.
Meskipun demikian, Qatar akan bersedia kembali terlibat jika kedua belah pihak menunjukkan kesediaan dan keseriusan untuk mengakhiri perang di Gaza.
Sikap Qatar ini disampaikan langsung oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari.
Ia juga mengatakan bahwa Qatar telah memberitahu kedua belah pihak terkait 10 hari yang lalu tentang niatnya.
Baca Juga: 500 Lebih Akademisi Dukung Penangguhan Keanggotaan Israel di PBB
Sebelumnya pada hari Sabtu, The Associated Press melaporkan sebuah sumber diplomatik yang mengatakan bahwa kantor politik Hamas di Qatar 'tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya'.
Namun, Al Ansari mengatakan bahwa laporan mengenai kantor politik Hamas di Doha tidak akurat.
"Menyatakan bahwa tujuan utama kantor di Qatar adalah menjadi saluran komunikasi antara pihak-pihak terkait," kata Majed Al Ansari pada 9 November 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
Seorang pejabat senior Hamas mengatakan mereka mengetahui keputusan Qatar untuk menangguhkan upaya mediasi, 'tetapi tidak seorang pun menyuruh kami pergi'.
Baca Juga: Lontarkan Ucapan Rasis, Suporter Israel Dapat 'Salam Olahraga' dari Warga Lokal Amsterdam
Di Washington, DC, seorang pejabat AS mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah memberi tahu Qatar dua minggu lalu bahwa kelanjutan operasi kantor Hamas di Doha tidak lagi berguna dan delegasi Hamas harus diusir.
"Setelah menolak proposal berulang kali untuk membebaskan sandera, para pemimpin (Hamas) seharusnya tidak lagi diterima di ibu kota mitra Amerika mana pun. Kami menjelaskan hal itu kepada Qatar setelah penolakan Hamas beberapa minggu lalu atas proposal pembebasan sandera lainnya," kata seorang pejabat senior pemerintahan AS.
Para pejabat berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas masalah tersebut.
Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel tidak berkomentar.
Artikel Terkait
Netanyahu 'Sabotase' Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza, Joe Biden Justru Bilang Begini
Menlu Sugiono di KTT BRICS Plus: Indonesia Siap Bergabung, Desak Gencatan Senjata di Gaza
Hamas Tuding Israel Tidak Ingin Gencatan Senjata di Gaza, Sebut Hanya Kamuflase
Ajudan Netanyahu Ditangkap Gegara Bocorkan Intel Terkait Gencatan Senjata di Gaza
Mantan Menhan Israel Yoav Gallant Bersikeras Ingin Gencatan Senjata di Gaza, Netanyahu Justru Bilang Begini