Majelis Umum PBB Dukung Penuh Palestina Jadi Anggota, 25 Negara Ini Justru Pilih Abstain

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 11 Mei 2024 | 13:27 WIB
Majelis Umum PBB baru-baru ini mendukung penuh Palestina sebagai anggota, sementara 25 negara ini memilih abstain. (Twitter.com/@Palestine_UN)
Majelis Umum PBB baru-baru ini mendukung penuh Palestina sebagai anggota, sementara 25 negara ini memilih abstain. (Twitter.com/@Palestine_UN)

SENAYANPOST - Majelis Umum PBB belum lama ini memberikan dukungan kepada Palestina sebagai anggota penuh dalam organisasi dunia tersebut.

Setelah Amerika Serikat (AS) memveto upaya Palestina sebagai anggota penuh PBB, kini Majelis Umum mengadakan voting dan didukung oleh 143 negara.

Dalam voting keanggotaan Palestina di PBB, ada 9 anggota menentang dan 25 negara yang memilih abstain.

Resolusi yang ada saat ini tidak memberikan warga Palestina keanggotaan penuh, namun mengakui mereka memenuhi syarat untuk bergabung, dan memberikan Palestina lebih banyak partisipasi dan beberapa hak dalam Majelis Umum PBB.

Baca Juga: 200 Hari Pertempuran Israel-Palestina, Abu Ubaidah Kirim Pesan Khusus untuk Netanyahu

Berikut adalah rincian cara masing-masing negara memberikan suara di Majelis Umum PBB di New York City pada hari Jumat, 10 Mei 2024 sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Mendukung Keanggotaan Palestina

Aljazair, Andorra, Angola, Antigua dan Barbuda, Armenia, Australia, Azerbaijan, Bahama, Bahrain, Bangladesh, Barbados, Belarus, Belgia, Belize, Benin, Bhutan, Bolivia, Bosnia dan Herzegovina, Botswana, Brasil, Brunei, Burkina Faso, Burundi, Cabo Verde, Kamboja, Republik Afrika Tengah, Chad, Chili, Tiongkok, Kolombia, Komoro, Kosta Rika, Kuba, Siprus, Republik Demokratik Rakyat Korea (Korea Utara), Republik Demokratik Kongo, Denmark, Djibouti, Dominika, Republik Dominika, Timor Timur, Mesir, El Salvador, Guinea Khatulistiwa, Eritrea, Estonia, Ethiopia, Perancis, Gabon, Gambia, Ghana, Yunani, Grenada, Guatemala, Guinea, Guinea-Bissau, Guyana, Haiti, Honduras, Islandia, India, Indonesia, Iran, Irak, Irlandia, Pantai Gading, Jamaika, Jepang, Yordania, Kazakhstan, Kenya, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Lesotho, Libya, Liechtenstein, Luksemburg, Madagaskar, Malaysia, Maladewa, Mali, Malta, Mauritania, Mauritius, Meksiko, Mongolia, Montenegro, Maroko, Mozambik, Myanmar, Namibia, Nepal, Selandia Baru, Nikaragua, Niger, Nigeria, Norwegia, Oman, Pakistan, Panama, Peru, Filipina, Polandia, Portugal, Qatar, Republik Korea (Korea Selatan), Rusia, Rwanda, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia, Saint Vincent dan Grenadines, San Marino, Arab Saudi, Senegal, Serbia, Seychelles, Sierra Leone, Singapura, Slovakia, Slovenia, Somalia, Afrika Selatan, Spanyol, Sri Lanka, Sudan, Suriname , Suriah, Tajikistan, Thailand, Trinidad dan Tobago, Tunisia, Turkmenistan, Turki, Uganda, Uni Emirat Arab, Republik Tanzania, Uruguay, Uzbekistan, Vietnam, Yaman, Zambia, dan Zimbabwe.

Baca Juga: Usai Temui Pimpinan Hamas, Presiden Erdogan Serukan Persatuan Palestina

Menolak

Argentina, Republik Ceko, Hongaria, Israel, Mikronesia, Nauru, Palau, Papua Nugini, Amerika Serikat

Abstain

Albania, Austria, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Fiji, Finlandia, Georgia, Jerman, Italia, Latvia, Lituania, Malawi, Kepulauan Marshall, Monako, Belanda, Makedonia Utara, Paraguay, Republik Moldova, Rumania, Swedia, Swiss, Ukraina, Inggris, dan Vanuatu.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X