"Ibu hamil jangan sampai berat badannya turun. Kalau turun itu artinya kebutuhan bayi benar-benar sudah minus, makanya akhirnya cadangan energi ibunya yang dipakai untuk memenuhi kebutuhan si bayi," bebernya.
Baca Juga: Aturan Tenaga Kerja Asing di IKN yang Memperbolehkan Bekerja Selama 10 Tahun
Ibu hamil harus memenuhi nutrisi di antaranya asam folat, kalsium, zat besi, karbohidrat, protein, dan vitamin D untuk menunjang perkembangan sel tubuh dan otak janin.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, ibu harus mengonsumsi makanan yang bervariasi.
Selain itu, ibu hamil juga harus menjaga agar kebutuhan cairannya tetap terpenuhi, sekitar 2 sampai 2,5 liter per hari.
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Asal Mula Transaksi Rp300 Triliun di Kemenkeu, Sebut Ada 160 Laporan Lebih
"Sering-sering saja minum selama dari berbuka puasa hingga imsak. Saat buka puasa bisa satu gelas, habis makan satu gelas, itu sudah 500 mililiter," jelasnya.
Kemudian saat sesudah tarawih dan sahur seharusnya bisa mencapai anjuran yang diberikan.
"Ditambah habis tarawih dan sahur, harusnya bisa 2,5 liter," ujarnya.
Baca Juga: Tanggal Rilis Resmi Anime Attack on Titan Final Season Part 3 Episode 2
Cairan tubuh tersebut tidak hanya berbentuk air putih biasa.
"Cairannya nggak harus dalam bentuk air minum saja ya, misalnya dari es cendol juga boleh-boleh saja," tutupnya.***
Artikel Terkait
Spoiler Tambahan One Piece 1077: Petunjuk Penting Sosok Pengkhianat di Pulau Egghead
Agnes alias AG Resmi Ditahan Polda Metro Jaya, Polisi Periksa Kembali Tersangka Mario Dandy Satrio
Mahfud MD Ungkap Asal Mula Transaksi Rp300 Triliun di Kemenkeu, Sebut Ada 160 Laporan Lebih
Aturan Tenaga Kerja Asing di IKN yang Memperbolehkan Bekerja Selama 10 Tahun
Cerita Keluarga Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Sempat Ditawari Oknum Rp40 Juta