SENAYANPOST – Berbuka puasa sangat segar bila meminum minuman yang dingin dan manis.
Salah satu minuman yang segar dan menyehatkan adalah jamu tradisional Indonesia.
Akan tetapi bolehkah buka puasa dengan minum jamu?
Baca Juga: Resep Kolak Labu untuk Menu Buka Puasa Ramadan, Disajikan Hangat dan Dingin Tetap Nikmat
Boleh saja buka puasa dengan minum jamu, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Jenis Jamu yang Dikonsumsi:
Jamu yang Disarankan: Jamu yang ringan dan menyegarkan seperti kunyit asam atau beras kencur karena kandungannya relatif aman untuk lambung kosong.
Baca Juga: Menu Sahur dengan Oatmeal Susu dan Kacang, Kaya Serat, Lemak Baik dan Protein
Jamu yang Perlu Dihindari: Jamu yang bersifat panas seperti jamu pahit (misalnya brotowali) atau jamu kuat karena dapat mengiritasi lambung yang kosong.
Kondisi Lambung:
Saat berpuasa, lambung dalam keadaan kosong dan lebih sensitif. Jamu yang asam atau pedas bisa memicu asam lambung atau sakit perut.
Baca Juga: Resep Sahur dan Buka Puasa, Telur Orak-arik Sayur yang Sehat dan Simpel
Kandungan dan Efek Samping:
Beberapa jamu mengandung rempah yang bersifat diuretik (merangsang buang air kecil), seperti temulawak atau jahe dalam jumlah banyak. Ini bisa menyebabkan dehidrasi.
Artikel Terkait
Resep Soto Ayam Rumahan Anti Gagal, Enak, dan Mudah Dibuat
Resep Jagung Bakar untuk Malam Tahun Baru
Link Live Streaming Sidang Isbat 1 Ramadhan 1446 H dari Kemenag
Niat Puasa Ramadan dalam Bahasa Arab, 3 Hal yang Wajib Diperhatikan
Niat Salat Tarawih di Bulan Ramadan, Catat dan Hafalkan yuk!