Bolehkah Buka Puasa Minum Jamu? Inilah Jenis yang Direkomendasikan

photo author
Risma P., Senayan Post
- Jumat, 28 Februari 2025 | 19:50 WIB
Ilustrasi jamu ( Youtube Simple Rudy)
Ilustrasi jamu ( Youtube Simple Rudy)

SENAYANPOST – Berbuka puasa sangat segar bila meminum minuman yang dingin dan manis.

Salah satu minuman yang segar dan menyehatkan adalah jamu tradisional Indonesia.

Akan tetapi bolehkah buka puasa dengan minum jamu?

Baca Juga: Resep Kolak Labu untuk Menu Buka Puasa Ramadan, Disajikan Hangat dan Dingin Tetap Nikmat

Boleh saja buka puasa dengan minum jamu, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Jenis Jamu yang Dikonsumsi:

Jamu yang Disarankan: Jamu yang ringan dan menyegarkan seperti kunyit asam atau beras kencur karena kandungannya relatif aman untuk lambung kosong.

Baca Juga: Menu Sahur dengan Oatmeal Susu dan Kacang, Kaya Serat, Lemak Baik dan Protein

Jamu yang Perlu Dihindari: Jamu yang bersifat panas seperti jamu pahit (misalnya brotowali) atau jamu kuat karena dapat mengiritasi lambung yang kosong.

Kondisi Lambung:

Saat berpuasa, lambung dalam keadaan kosong dan lebih sensitif. Jamu yang asam atau pedas bisa memicu asam lambung atau sakit perut.

Baca Juga: Resep Sahur dan Buka Puasa, Telur Orak-arik Sayur yang Sehat dan Simpel

Kandungan dan Efek Samping:

Beberapa jamu mengandung rempah yang bersifat diuretik (merangsang buang air kecil), seperti temulawak atau jahe dalam jumlah banyak. Ini bisa menyebabkan dehidrasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Risma P.

Sumber: senayanpost.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

3 Cara Hilangkan Kerak Toilet, Langsung Kinclong!

Selasa, 21 April 2026 | 13:30 WIB

Replika Candi Brawijaya di Kraton Majapahit Jakarta

Minggu, 19 April 2026 | 13:01 WIB
X