Ayu Aulia menduga bahwa bukti percakapan tersebut sengaja dibuat oleh Lisa Mariana.
"Saya nggak tau, saya nggak bisa bilang itu setting-an atau nggak. Tapi dugaan saya bisa jadi begitu. Silakan dibuktikan saja," jelasnya.
Baca Juga: Presiden Donald Trump Usulkan Rencana Kebijakan Tarif Dagang AS, Ini Tanggapan China
Sebagaimana diketahui, skandal antara Lisa Mariana dan Ridwan Kamil hingga kini menjadi sorotan masyarakat.
Belum lama ini, tersebar rekaman suara yang mirip dengan keduanya.
Dalam percakapan tersebut, Lisa Mariana meminta kompensasi sebesar Rp2,5 M.
"Gini aja kang, kalau mau beres saya butuh Rp2,5 miliar," kata suara yang diduga adalah Lisa Mariana.
"Tapi kan itu bukan anak saya. Buktinya udah jelas kan. Kita juga udah buat perjanjian sebelumnya. Udah ada hitam di atas putih. Semuanya sudah dibereskan dari dulu," kata suara yang diduga mirip dengan Ridwan Kamil.
Baca Juga: Link Nonton dan Spoiler Buried Hearts Episode 13 Sub Indo, Tayang Malam Ini di SBS
"Ya udah kalau gitu kita tes DNA aja biar semuanya jelas," ujar suara yang diduga Lisa Mariana, mengajak RK untuk tes DNA.
Selanjutnya, suara Ridwan Kamil menanggapi bahwa urusannya dengan selebgram itu sudah diselesaikan sejak lama.
"Urusan ini kan udah jelas. Tes DNA itu buat apa lagi. Bapaknya juga udah ngaku, bukti ada semuanya terang. Kamu cuman mau bikin ribut," jelas suara Ridwan Kamil.
"Kalau bukan anak akang kenapa takut tes DNA?" timpal suara yang diduga Lisa Mariana.
"Ini bukan soal takut atau nggak takut. Situasinya lagi panas dan semua mata lagi lihat ke saya," kata suara yang diduga Ridwan Kamil tersebut.***
Artikel Terkait
Sempat Julid dengan Jakarta, Ridwan Kamil: Saya Minta Maaf Tiga Kali
Survei Elektabilitas Pilkada Jakarta 2024 dari SMRC: Pramono Anung dan Rano Karno Ungguli Ridwan Kamil dan Suswono
Alasan Jokowi Dukung Paslon Ridwan Kamil dan Suswono di Pilkada Jakarta 2024
Cak Imin Yakin Dukungan Jokowi Bakal Dongkrak Suara Ridwan Kamil dan Ahmad Luthfi di Pilkada 2024
Pengamat Sebut Kampanye Gimmick Ridwan Kamil Gagal Rebut Hati Warga Jakarta, Ini Alasannya