Dubes Iran Undang Pengusaha Indonesia Hadiri Iran Expo Akhir April 2025 Perluas Kerjasama Teknologi

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Rabu, 26 Maret 2025 | 03:42 WIB

SENAYANPOST - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohamed Boroujerdi mengungkapkan bahwa Iran memiliki potensi teknologi yang bekrembang maju khususnya dalam jenis nano-teknologi, teknologi pertanian, teknologi kesehatan hingga teknologi nuklir

Hal ini disampaikan saat menjamu sejumlah wartawan dalam peringatan Hari Al Quds Internasional pada Senin 24 Maret 2025 di kediaman resminya yang berada di kawasan Menteng Jakarta Pusat.

"Saya menginformasikan pada penghujung April hingga awal Mei 2025 ini ada pameran internaisonal di iran, kami mengundang para pelaku usaha di Indoensia untuk hadir, dan pihak penyelenggara akan memberikan fasilitas. Khusus bagi pengusaha yang berbasis teknologi, saya menganjurkan datang," ajaknya

Dubes Iran menyampaikan ingin memperluas hubungan Iran dengan Indonesia di berbagai sektor terutama di sektor teknologi.

"Kami menerima berbagai permohohan kerjasama perusahaan-perusahaan Indonesia dan kami hubunhkan dengan perushaaan-perusahaan di Iran," ungkapnya.

Produk teknologi berbasis Iran memiliki 2 (dua) keunggulan, pertama adalah harga sangat bersiang dan kedua transfer teknologi. Ini adalah perbedaan antara Iran negara-negara Barat lainnya yang enggan melakukan transfer teknologi.

"Ini merupakan pendekatan yang jarang, menjual produk tanpa transfer teknologi. Sedangkan Iran turut memberikan transfer teknologi," pungkasnya.

Pada resepsi diplomatik Hari Kemenangan Revolusi Islam Iran ke-46 dan hubungan Iran-Indonesia ke-75 yang digelar pada 4 Februari 2025 di Flores Ballroom Hotel Borobudur Jakarta Pusat, dipamerkan alat Patient Monitor Telemedicine  di stand PT Medika Integrasi Teknologi yang berkantor di Sedayu Square Jalan Outer Ringroad Luar No 26 Blok M Cengkareng Jakarta Barat.

Melalui alat Patient Monitor Telemedicine, pasien yang berada di daerah terpencil sekalipun dapat dipantau kesehatannya oleh dokter yang berada di pusat kota. Cara pemakaian Patient Monitor Telemedicine seperti pemeriksaan tekanan darah, akan tetapi juga dapat memeriksa kondisi jantung, temperatur tubuh dan menggambarkan kondisi kesehatan sehingga terdeteksi penyakit apa yang diderita oleh pasien. Alat ini dapat mendukung program cek kesehatan gratis yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto. (Muqoddas)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X