"Ini hak wasit sebagai profesi atau pekerja untuk merasakan negara hadir dalam memberikan perlindungan. Kita berikan ini agar mereka tidak mudah diintervensi pihak lain," jelasnya.
Baca Juga: Pemain Asing Persija Jakarta Hanno Bahrens Pulang Kampung, Gegara Masalah Ini
Sebagaimana diketahui, ketika Erick menjabat sebagai Ketum PSSI, dirinya berjanji untuk membangun sepak bola Indonesia yang bersih.
Langkah pertama itu adalah perbaikan jaminan sosial dan kesejahteraan para wasit.
Tidak sedikit kinerja wasit di lapangan yang sering disorot oleh para pemain, pelatih, bahkan penonton.
Baca Juga: FIFA Jatuhkan Sanksi Ringan pada Indonesia, Pengamat: Jangan Sampai Ada Lagi PDIP
Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, para wasit mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Wasit yang tidak bisa bekerja karena sakit bisa di-cover 100 persen sampai sembuh.
Dengan begitu, wasit bisa menunaikan tugasnya di lapangan dengan lebih baik.
"Dengan perbaikan satu sendi, yakni jaminan sosial dan kesejahteraannya para pekerja di sepakbola nasional, maka bersih-bersih secara bisa terwujud," tandas Erick Thohir.***
Artikel Terkait
Jokowi Sedih dan Kecewa Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Instruksikan Erick Thohir soal Ini
Indonesia Dicoret FIFA dari Tuan Rumah Piala Dunia U20, Erick Thohir Sebut Jokowi Instruksikan 2 Hal Ini
Menpora Dito Ariotedjo Sebut Ketum PSSI Erick Thohir Masih Lobi FIFA Terkait Sanksi
Erick Thohir Pastikan Indonesia Tak Dikucilkan Dunia Sepak Bola Dunia, Ungkap FIFA Beri 'Kartu Kuning'
LSI Rilis Survei Terbaru Erick Thohir dan Jokowi usai Indonesia Dicoret FIFA dari Tuan Rumah Piala Dunia U20