SENAYANPOST - Akhirnya Persebaya harus mengakui ketangguhan dari Persija Jakarta, yang berhasil membawa poin 3 dari hasil gol Witan Sulaeman yang tak mampu dibalas oleh Persebaya.
Stadion Gelora Joko Samudro jadi saksi bisu, di mana Witan Sulaeman jadi pencetak sejarah kebangkitan Persija Jakarta.
Pasalnya persija Jakarta tak pernah menang, melawan Persebaya sejak tahun 2018.
Dalam pertandingan pekan ke-32, Rabu 5 April 2023, ketika pertandingan dimulai Persebaya langsung melakukan serangan ke area pertahanan Persija.
Namun, permainan menekannya masih belum membuahkan hasil.
Upaya Persebaya di menit-menit awal yang gagal itu, kemudian dimanfaatkan dengan cepat oleh Persija Jakarta.
Alhasil, serangan balik Persija Jakarta mempu membuahkan gol, yakni pada menit keenam oleh Witan Sulaeman.
Witan Sulaeman pemain Persija Jakarta yang menguasai bola, melepaskan tendangan dan berhasil mengoyah gawang Persebaya.
Baca Juga: Dewa 19 Rilis Video Musik Love is Blind, Begini Cara Ahmad Dhani Biar Musisi Amerika Ikut Dilibatkan
Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Persija Jakarta, tertinggal satu gol, Persebaya lebih menggencarkan serangan. Tetapi, usahanya untuk menyamakan kedudukan juga masih belum menemui sasaran.
Kemenangan ini juga menjadi momentum untuk mengembalikan tren posisitif musim ini, apalagi Persija Jakarta punya catatan buruk saat melakukan laga tandang.
Dalam tujuh laga tandang terakhir, tim asuhan Thomas Doll itu kalah enam kali dan imbang sekali.
Rekor buruk dimulai saat melawan Persib (0-1) di pertengahan Januari 2023. Kemudian menyusul kalah dari Persis (0-1), Bhayangkara FC (1-2), dan imbang melawan Madura United (0-0).
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Abdul Malik bin Marwan
Artikel Terkait
Persija Jakarta akan Cuci Gudang, Pemain Asing akan Diganti?
Thomas Doll Ungkap Masalah yang Dihadapi Persija Jakarta, Salah Beli Pemain Asing?
Persija Jakarta Harus Rela Kehilangan Pemain Asingnya
Kontrak Thomas Doll di Persija Jakarta Diperpanjang, Ini Targetnya Tahun Depan
Persija Jakarta akan Lawan Klub dari Italia, Jerman dan Belanda untuk Persiapan Liga Musim Depan