SENAYANPOST - Erick Thohir sempat menjadi sorotan karena mengeluarkan wacana, membatasi pemain naturalisasi dengan hanya satu pemain naturalisasi di Liga 1 dan Liga 2.
Mengenai itu, Erick Thohir pun memiliki alasan tersendiri. Nantinya, setiap klub Liga 1 dan Liga 2 hanya diizinkan menggunakan pemain naturalisasi hanya satu saja.
Adanya pembatasan itu untuk memberikan kesempatan kepada pemain lokal. Pembatasan pemain naturalisasi juga merupakan upaya meningkatkan kualitas pemian lokal.
Ketua Umum PSSI itu mengungkapkan usulan tersebut dalam acara sarasehan sepakbola, Sabtu 4 Maret 2023. Dengan harapan, setiap klub tidak banyak menggunkan jasa pemain naturalisasi.
Baca Juga: Usulan Erick Thohir Dianggap APPI Melanggar HAM
"PSSI mengambil posisi. Kalau bisa dan harus bisa, pemain naturalisasi hanya satu. Kalau tidak, kapan pemain Indonesia akan bermain?" ungkap Erick Thohir, dikutip Senayan Post, Jumat 10 Maret 2023.
Lebih lanjut Erick Thohir mwnjelaskan, mengapa pembatasan naturalisasi didorongkan menjadi satu, supaya jangan tiba-tiba sebelas orang yang bermain, ternyata ada lima pemain asing ditambah enam pemain naturalisasi.
"Artinya apa? Bukan orang kita semua. Iya kalau pemain naturalisasinya mau jika bermain untuk Timnas Indonesia. Makanya kami bikin batasan-batasan," bilang Erick.
Selain soal pemain naturalisasi, PSSI juga menerima masukkan dari klub Liga 1, mengenai penambahan slot pemain asing. Nantinya ada lima pemain asing (dari negara manapun) plus satu pemain asing, yang berasal dari Asia Tenggara (ASEAN).
Namun, untuk pemain yang didaftarkan pun dibatasi. Dari total skema 5+1, yang boleh masuk daftar pemain hanya empat pemain asing dan satu dari ASEAN.***
Artikel Terkait
Erick Thohir Sebut Depo Pertamina Plumpang Siap Dipindahkan: Pembangunan Sekitar 3,5 Tahun
Usulan Erick Thohir Dianggap APPI Melanggar HAM
Gagal di Piala Asia U-20 2023, Timnas Indonesia akan Berlatih di Korea Selatan