nasional

Deretan Proyek Nasional yang Tidak Selesai pada Semester 1 2024

Kamis, 27 Juli 2023 | 23:28 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

SENAYANPOST - Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengatakan ada delapan proyek strategis nasional di bawah kementerian PUPR yang tidak selesai pada tahun 2024 mendatang.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebutkan harusnya proyek strategis nasional tersebut rampung paling telat semester 1 2024.

Tapi, Basuki Hadimuljono menyebutkan kemungkinan proyek strategis nasional akan molor penyelesaiannya ke semester II tahun depan.

Oleh karena itu, Basuki Hadimuljono akan segera bersurat kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) agar bisa diberi kelonggaran waktu untuk proyek strategis nasional.

Baca Juga: Anies Baswedan: Hentikan Proyek Utak Atik Kurikulum, Fokus Pada Kualitas Guru!

"Kami sedang bersurat ke beliau (Airlangga) bisa kami lakukan, tapi ada beberapa yang semester II (2024). Nah, semester II ini kami mintakan dispensasi pada beliau," ungkap Basuki Hadimuljono, kepada wartawan.

Rincian 8 proyek yang tidak akan selesai di semester I 2024 itu, terdiri dari 5 bendungan dan 3 jalan tol di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun 5 bendungan tersebut, yakni Bendungan Bener di Jawa Tengah, Bendungan Lau Simeme di Sumatra Utara, Bendungan Budong-Budong di Sulawesi Barat, Bendungan Bolango Ulu di Gorontalo, dan Bendungan Mbay di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara itu, 3 proyek jalan tol yang dimaksud adalah Tol Serang-Panimbang, Tol Patimban, dan Tol Semarang-Demak.

Baca Juga: Petrofac Inggris Menangkan Proyek Gas di UEA

"Sedang dibikin suratnya oleh sekjen karena kalau enggak ada dispensasi, multi year contract (MYC)-nya tidak akan keluar," bilang Basuki Hadimuljono.

Selain 8 PSN di bawah tanggung jawab Basuki, ada juga proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya yang nasibnya tidak jelas. Bahkan, proyek nasional ini terancam didepak dari daftar PSN yang dikebut Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengatakan rencana mengeluarkan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya dari daftar PSN 2020-2024 sesuai surat permintaan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kendati, permintaan tersebut masih perlu restu Jokowi.

"Kemenhub ajukan ke kami untuk didrop saja Kereta Cepat Jakarta-Surabaya ini, tapi kami masih evaluasi dulu dan kami juga masih menunggu presentasi dari teman-teman Kemenhub terlebih dahulu," kata Wahyu.

Halaman:

Tags

Terkini