Diketahui, tim investigasi dari Pemprov Jabar telah mendatangi Ponpes yang didirikan sejak 1999 tersebut.
Baca Juga: Dr Richard Lee 'Gercep' Undang Lady Nayoan ke Podcast di Tengah Isu Perselingkuhan: Sebenernya...
Menurut salah satu perwakilan, Panji Gumilang kabarnya akan datang ke Bandung untuk memenuhi panggilan MUI Jabar.
Sebelumnya, MUI pusat juga sudah merilis hasil temuan tentang penelitian Ponpes Al Zaytun Indramayu pada 2002.
Setidaknya ada tiga poin penting yang disampaikan dalam temuan tersebut.
Pertama, ditemukannya indikasi kuat Ponpes Al Zaytun Indramayu dengan organisasi NII KW IX, baik secara historis, finansial, dan kepemimpinan.
Kedua, terdapat penyimpangan paham dan ajaran Islam yang dipraktikkan organisasi NII KW IX.
Beberapa paham dan ajaran Islam yang menyimpang tersebut adalah mobilisasi dana yang mengatasnamakan agama, kemudian penafsiran Al Quran yang menyimpang, dan mengafirkan kelompok di luar organisasi NII KW IX.
Baca Juga: Kemenko Polhukam Buka Suara soal Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Mahfud MD: Nggak Boleh Sembarangan
Terakhir, ditemukannya adanya penyimpangan paham keagamaan dalam zakat fitrah dan kurban yang diterapkan pimpinan pesantren sebagaimana yang dimuat dalam majalah Al Zaytun.***