"Untuk menahan, perlu pembiasaan, lu bayangin harga peluru tiga dolar AS, ini harus pembiasaan dulu, ini ceritanya mau nyerang pasukan elit Kopassus," jelasnya.
Mardigu melontarkan pertanyaan menarik tentang siapa yang melatih para pemberontak ini untuk menggunakan senjata.
"Ketika mereka menyerang dan menang, siapa yang melatih mereka?" ujarnya.
Kemudian Mardigu mengajak netizen untuk berteori dan berkonspirasi.
Baca Juga: Opini: Koruptor dari Parpol
Ada kemungkinan hubungan antara senjata yang digunakan dengan Freeport.
"AR-15 ini ArmaLite, pabriknya di Phoenix Arizona, ketika denger itu gue langsung hm," lanjutnya.
"Karena Freeport pemiliknya adalah McMoran yang pabriknya di Phoenix Arizona, apakah ini berhubungan?" tambahnya.
Baca Juga: Johnny G Plate Petinggi Nasdem Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Anies Baswedan Mengaku Prihatin
Menurutnya, dengan kepemilikan saham Freeport yang semakin berkurang, maka pemasukan untuk perusahaan juga semakin menurun.
"McMoran yang penghasil pajak terbesar di Arizona terganggu, apakah mungkin ini dampak dari kebijakan beberapa waktu lalu?" tanya Mardigu.***