"Tentunya kami tingkatkan menjadi siaga tempur," tegasnya.
Meskipun begitu, Yudo menekankan pihaknya untuk melakukan pendekatan humanis dalam operasi militer ini.
"Selama ini, kami operasi teritorial, komunikasi sosial, itu tetap kami laksanakan. Tapi ketika menghadapi (serangan) seperti ini ya harus laksanakan siaga tempur," ujarnya.
Sebelumnya, pada Sabtu lalu KKB menghadang dan menyerang pasukan TNI saat sedang menyisir daerah Mugi, Kabupaten Nduga, Papua untuk mencari pilot Susi Air, Phillip Mehrtens yang disandera sejak Februari 2023.
Baca Juga: Humas Damai Cartenz Bantah Baku Tembak antara Brimob dan KKB di Kabupaten Nduga
Yudo menerangkan kronologi kejadian yang berlangsung pada minggu lalu itu.
"Di jalan, kami dihadang oleh KST (Kelompok Separatis Teroris) dan terjadi kontak tembak," terangnya.
Dari 36 pasukan, satu gugur dalam baku tembak tersebut.
"Dari 36 pasukan, ada satu yang meninggal, yaitu Pratu Miftahul Arifin," jelasnya.
Dalam insiden itu tiga prajurit terkena luka tembak dan seorang terluka akibat terjatuh.
Empat prajurit saat ini telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Jadwal Tayang dan Preview Demon Slayer Season 3 Episode 3 Sub Indo
"Alhamdulillah kondisi mereka sehat semuanya. Masih bisa melihat saya langsung, bilang selamat siang Panglima, berarti masih sadar," jelasnya.