Sementara itu, Pastor Rekan Gereja Katedral Jakarta, Romo Triyudo Prastowo mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam peringatan Paskah ini bertujuan untuk menyuarakan pesan mewujudkan kesejahteraan bersama.
Baca Juga: Tips Mudik, Bahayanya Membonceng Bayi bagi Pemudik yang Pakai Sepeda Motor
"Sedangkan Prosesi Jalan Salib Kreatif menunjukkan kesehatan mental dan perhatian pada orang yang membutuhkan dan yang mengalami keterbatasan," ujar Romo Triyudo.
Romo Triyudo juga menaruh perhatian pada kaum muda yang mengalami kegalauan dalam hidup.
Ia mengajak pemuda dan keluarga agar menghayati pesan penting saat hari terakhir hidup Yesus sesudah memasuki Kota Yerusalem.
Baca Juga: Food Vlogger Magdalena Minta Maaf dan Klarifikasi Usai Dirujak Netizen: Dengan Rendah Hati..
"Kami beri perhatian kepada kaum muda karena penebusan Kristus bersifat nyata dalam arah itu," jelasnya.
Ada hikmah di balik semua peristiwa penting tersebut bagi semua kalangan, tidak hanya kaum muda-mudi.
"Prosesi tersebut ingin menyampaikan bahwa perwujudan nyata perhatian pada kondisi anak muda, anak sekolah ataupun orang tua dan keluarga, termasuk mereka yang mengalami keterbatasan fisik," pungkasnya.***