nasional

Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Diduga Akibat Dendam Pelaku Siswa Korban Bully

Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB
Viralnya insiden ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan milik siswa di MAN 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa, 14 Juli 2026 (Instagram.com/@padang_tv)

SENAYANPOST - Insiden ledakan dahsyat yang diduga berasal dari sebuah bom rakitan, milik seorang siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat jafi sorotan publik.

Menurut Juru Bicara Densus 88, Kombes Mayndra Eka Wardhana mengungkapkan, insiden ledakan itu terjadi di area sekolah, pada Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 11.30 WIB.

Pihak keamanan MAN 3 Padang kemudian menemukan barang yang diduga merupakan bom rakitan, dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang," kata Mayndra dalam keterangannya.

Baca Juga: Polisi Dalami Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta Selatan, Temukan Hal Tak Terduga Ini

"Antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya," sambungnya.

Temuan barang itu diduga milik seorang siswa di sekolah tersebut, yang kini menjadi terduga pelaku peledak bom rakitan.

Berkaca dari temuan tersebut, sebagian publik lantas menyoroti dugaan motif pelaku siswa itu usai terjadi insiden ledakan di area sekolah MAN 3 Padang.

Disamping itu Mayndra menuturkan, terduga pelaku yang merupakan remaja berusia 17 tahun itu sempat mempelajari soal pembuatan bahan peledak itu secara daring.

Juru Bicara Densus 88 itu lantas menduga, terduga pelaku meniru aksi serupa yang pernah terjadi di SMAN 72 Jakarta.

"Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025," ungkap Mayndra.

"Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik," imbuhnya.

Bagi yang belum tahu, aksi peristiwa ledakan bom pernah terjadi di SMAN 72 Jakarta pada 7 November 2025.

Kala itu, ledakan tersebut menyebabkan 96 orang luka-luka yang sebagian besar adalah siswa di SMAN 72 Jakarta.

Halaman:

Tags

Terkini