"Sekarang masalah BBM tapi kita sekarang kapal besar sudah bisa merapat di Sibolga," imbuhnya.
Prabowo: Kita Hadapi Musibah dengan Tabah
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengungkapkan apresiasinya kepada tim gabungan dari seluruh jajaran selama penanganan bencana.
"Saya lihat, saya terima kasih ke semua pihak, terutama instansi yang reaksinya sangat cepat untuk memberi bantuan," ucapnya.
"TNI, Polri, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Badan, Pemda juga bekerja dengan baik," lanjutnya.
Prabowo juga memberikan dukungan moral kepada warga terdampak bencana untuk bersabar dan tabah menghadapi musibah tersebut.
"Kita hadapi ini, kita hadapi musibah dengan tabah dan dengan solidaritas, semuanya kompak kita atasi, ya," ungkap Prabowo.
"Negara kita kuat sekarang, kita mampu untuk mengatasi," tambahnya.
Pemerintah Kirim 11 Helikopter dari Jakarta ke Lokasi Bencana
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa total 11 helikopter telah dikerahkan dari Jakarta menuju wilayah terdampak.
Baca Juga: 4 Jembatan Putus di Aceh, Ada Siklon Tropis Senyar Picu Bencana Banjir dan Longsor
Sebanyak 9 helikopter telah berada di lokasi sejak 26 November 2025 dan terbang secara simultan untuk menjalankan operasi distribusi bantuan serta pemantauan dampak bencana.
Sedangkan 2 helikopter lainnya baru berangkat ke Aceh dari Jakarta pada 29 November 2025 dan semuanya akan difokuskan untuk distribusi logistik kawasan dengan akses terputus.
Mengenai jumlah korban, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sampai pada hari Minggu, 30 November 2025 pukul 17.00 WIB, korban jiwa di Tapanuli Tengah mencapai 73 orang yang meninggal dunia.