Lebih lanjut, Hasan menyatakan bahwa apa yang telah dilakukan perlu diimbangi dengan pengembangan smart power. “Saat ini kita belum melakukannya secara terukur dan sistematis. Tanpa tiga hal ini, kita sulit untuk menjadi negara disegani,” kata Hasan
Dari sisi informasi, perlahan tapi pasti Indonesia telah memimpin percepatan kualitas dunia digital dalam program-program transformasi digital. “Tak hanya terkait dengan aplikasi, tetapi juga penguatan SDM dan infrastruktur. Termasuk pengembangan kelembagaan pada TNI, Polri dan intelijen terkait perkembangan dunia siber,” pungkas Simon.
Sementara itu, Dwi Sulaksono, Staf Ahli KASAL Bidang Keamanan Laut mengungkap bahwa militer selalu berupaya untuk melindungi bangsa dan negara dengan segala kekuatan yang ada, karena itu perlu diperkuat. Indonesia telah mempersiapkan pembelian dan pembaruan persenjataan secara konsisten, terutama kapal laut dan membangun integrasi sistem persenjataan TNI.
“Kalau kita mau membangun perdamaian, kita harus siap perang,” kata Dwi Laksono. “Inilah yang sedang dipersiapkan. Dan kita membutuhkan input sebagaimana buku yang ditulis oleh Dr. Ngasiman Djoyonegoro ini,” kata Dwi Sulaksono.