Baca Juga: Profesor Tampar Santri 3 Kali di Pesantren Putra Datuk Sulaiman, Pihak Pondok Janji Kooperatif
Terpisah, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan Ebenezer terlibat dalam dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
"Artinya proses yang dilakukan oleh para tersangka ini bisa dikatakan sepengetahuan oleh Immanuel Ebenezer," jelas Setyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada hari yang sama.
Pilu Ebenezer usai Terjerat Korupsi
Dalam kasus ini, Ebenezer sempat tampil dengan rompi oranye dan tangan terborgol di hadapan publik.
Kala itu, eks Wamenaker RI itu menangis di hadapan wartawan, seraya menyampaikan permintaan maaf.
"Saya meminta maaf kepada rakyat," ujarnya.
Baca Juga: ASN Kemenpar Pengin Widiyanti Putri Wardhana Diganti, Emosional dan Cuma Urus Foto Cantik
Di sisi lain, Ebenezer menolak disebut sebagai sosok yang terjaring Operasi Tangkap Tangan KPK.
"Kasus saya bukan kasus pemerasan, agar tidak menjadi narasi kotor yang memberatkan saya," klaimnya.
Bahkan, saat digiring ke mobil tahanan, Ebenezer sempat berharap adanya pertolongan hukum dari Presiden Prabowo.
"Semoga saya mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo," tukas eks Wamanaker RI.
Kini, publik menanti sejauh mana Afriansyah Ferry Noor mampu menebus janji-janji manisnya di tengah beban reputasi Kemenaker yang dibayangi skandal Ebenezer yang terjerat skandal korupsi.***