nasional

Transaksi Judi Online Anjlok 70 Persen, PPATK Buka Blokir 30 Juta Rekening Dormant

Senin, 4 Agustus 2025 | 12:56 WIB
Ilustrasi, PPATK umumkan penurunan transaksi judi online usai blokir rekening terindikasi, lebih dari 30 juta rekening dormant dibuka kembali. (Unsplash.com/Mufid Majnun)

SENAYANPOST - Transaksi judi online (judol) di Indonesia turun drastis lebih dari 70 persen dalam periode April–Juni 2025, setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memblokir ribuan rekening terindikasi, termasuk rekening dormant.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menyebut langkah pemblokiran ini terbukti efektif menekan aliran dana ilegal.

"Total deposit judi online sebelumnya mencapai Rp5 triliun lebih, kini hanya tersisa Rp1 triliun lebih," ujar Ivan lewat akun Instagram resmi @ppatk_indonesia, Sabtu, 2 Agustus 2025 dikutip SenayanPost.com.

"Ini bukan hanya angka, tapi bukti bahwa pemblokiran efektif memberantas dana haram," lanjutnya.

Baca Juga: Mayjen TNI (Purn) Haris Sudarno Tutup Usia, AM Hendropriyono Sampaikan Belasungkawa Langsung di Rumah Duka

Pemblokiran Bukan Penyitaan, Tapi Perlindungan Nasabah

Dalam kesempatan terpisah pada 30 Juli lalu, Ivan menegaskan bahwa pemblokiran rekening dormant dilakukan untuk perlindungan, bukan penyitaan.

Rekening-rekening ini, katanya, kerap digunakan dalam aktivitas ilegal seperti jual beli rekening, peretasan, hingga penyalahgunaan data pribadi.

PPATK mencatat ada lebih dari 140 ribu rekening yang tidak aktif selama lebih dari 10 tahun, menyimpan dana mencapai Rp428,61 miliar.

"Dana ini tidak dirampas, tapi dijaga agar tidak disalahgunakan," tegas Ivan.

Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu ME ME ME, MEOVV, Single Jepang Tentang ‘Diri Sendiri’

30 Juta Rekening Dormant Telah Dibuka Kembali

Sejak Mei 2025, PPATK telah membuka blokir terhadap lebih dari 30 juta rekening dormant setelah diverifikasi.

"Kami analisis dulu. Kalau ternyata pemilik sengaja diamkan untuk tabungan, maka kami buka blokirnya," jelas Ivan dalam wawancara YouTube Hersubeno Point, 1 Agustus 2025.

Halaman:

Tags

Terkini