nasional

Prabowo Bahas Kolaborasi Ekonomi dan Pendidikan Indonesia dan China dengan PM Li Qiang

Minggu, 10 November 2024 | 12:40 WIB
Presiden Prabowo temui PM Li Qiang membahas kolaborasi ekonomi dan pendidikan antara Indonesia dan China. (BPMI Setpres/Muchlis Jr)

SENAYANPOST - Presiden Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Tiongkok, Li Qiang, di Great Hall of The People, Xicheng, China, pada Sabtu, 9 November 2024.

Pertemuan tersebut difokuskan pada peningkatan kerja sama antara Indonesia dan China, terutama kolaborasi ekonomi dan pendidikan.

Prabowo menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi simbol hubungan persahabatan yang erat antara kedua negara.

"Ini menunjukkan persahabatan yang erat dan rasa hormat yang besar yang dimiliki Republik Rakyat Tiongkok terhadap Indonesia. Kami memandang Tiongkok sebagai teman dan mitra yang sangat penting, tidak hanya saat ini tetapi juga di masa depan," ujar Prabowo.

Baca Juga: AM Hendropriyono Sebut Keputusan Indonesia hadiri KTT BRICS Tepat, Puji Langkah Presiden Prabowo Subianto

Dalam diskusi tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia dan China perlu melakukan langkah-langkah konkret untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang strategis, termasuk ekonomi dan pendidikan.

Khusus di bidang pendidikan, ia menekankan pentingnya peningkatan pertukaran pelajar antara kedua negara, baik mahasiswa Indonesia yang ingin belajar di China maupun sebaliknya.

"Kami ingin bekerja sama dalam bidang pendidikan dan berharap dapat mengirim lebih banyak mahasiswa kami untuk belajar di lembaga pendidikan tinggi di China," kata Prabowo.

PM Li Qiang juga menyatakan harapannya agar kedua negara melanjutkan persahabatan dan kerja sama yang telah terjalin.

Baca Juga: Presiden Prabowo Sambut PM Singapura dengan Upacara Jajar Kehormatan dan Iringan Pasukan Berkuda

Ia menambahkan bahwa hubungan kuat antara Indonesia dan Tiongkok dapat mendukung kontribusi kedua negara terhadap kemakmuran kawasan dan dunia.

"Kerja sama yang erat ini akan memperkuat kontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan di kawasan dan dunia," ungkap Li Qiang.

Pertemuan ini mencerminkan niat kuat kedua negara untuk memperdalam kolaborasi strategis di berbagai bidang, sejalan dengan tujuan bersama untuk mencapai kemakmuran yang berkelanjutan.***

Tags

Terkini