nasional

Gara-gara Ini, Negosiator Top Israel Mundur dari Pembicaraan Gencatan Senjata di Gaza

Minggu, 28 Juli 2024 | 20:15 WIB
Dua negosiator Israel dikabarkan mundur dari pembicaraan gencatan senjata di Gaza, diduga karena pemerintah Zionis sabotase. (X.com/@IsraeliPM)
 

SENAYANPOST - Dua negosiator dari Israel penjajah dikabarkan enggan pergi ke pertemuan negosiasi gencatan senjata di Gaza yang berlangsung di Qatar belum lama ini.

Berdasarkan laporan, dua negosiator yang merupakan pejabat tinggi Israel ini menolak pergi karena menilai Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah melakukan sabotase terhadap perundingan gencatan senjata di Gaza.

Diketahui, Kepala Administrasi Tahanan dan Orang Hilang, Nitzan Alon dan Kepala Shin Bet Ronen Bar menyatakan bahwa mereka tidak bermaksud pergi ke Qatar minggu depan.

Kedua pejabat tersebut yakin bahwa tidak ada gunanya pergi karena Netanyahu ingin membuat perubahan pada kesepakatan yang tidak akan diterima Hamas.

Baca Juga: Netanyahu Ungkap Rencana Pascaperang, Tak Ingin Jalur Gaza Dipimpin Otoritas Palestina dan Hamas

Oleh karena itu, kepala Mossad Yossi Cohen akan pergi sendiri.

Perdana Menteri Netanyahu menuntut agar syarat-syarat ditambahkan ke proposal saat ini untuk kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.

Menurut beberapa pihak, ini adalah upaya Netanyahu untuk menimbulkan krisis dalam perundingan yang akan merenggut nyawa tawanan Israel yang masih berada di Gaza.

"Ia berpikir bahwa jika ia mengeraskan posisi, Hamas akan hancur, tetapi ia mengambil risiko yang membahayakan nyawa para sandera," kata sumber yang dikutip oleh penyiar Kan sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle pada 27 Juli 2024.

"Tidak ada waktu lagi," lanjut sumber tersebut.

Baca Juga: Hamas Tanggapi Pidato Netanyahu di Kongres AS, Sebut Perdana Menteri Israel Tak Ingin Gencatan Senjata

"Netanyahu berpikiran tunggal, dan posisinya tidak memungkinkan dimulainya negosiasi," jelasnya.

"Tidak jelas apakah ia menginginkan kesepakatan," imbuhnya.

Perdana menteri saat ini berada di AS, di mana ia menyampaikan pidato di hadapan Kongres pada hari Rabu, bertemu dengan Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris pada hari Kamis, dan mengunjungi mantan presiden AS Donald Trump di Florida pada hari Jumat.

Halaman:

Tags

Terkini