nasional

Teror di Moscow; Dampak Terhadap Indonesia ?

Minggu, 31 Maret 2024 | 21:48 WIB
Wakil Koordinator TPN Ganjar - Mahfud Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (kanan) didampingi Ketua Dewan Pembina Relawan Mahfud Guru Bangsa (MGB), Prof Asad Said Ali (tengah) dan TPN Imam Marsudi (kiri) mewakili Cawapres Mahfud MD yang tidak bisa hadir di acara relawan dan deklarasi (ANTARA/Nur Imansyah)

 

Pendukung ISIS - K sebagian besar berada di perbatasan antara Afganistan - Tajikistan. Angkatan Bersenjata Emirat Islam Afganistan (ex Thaliban) sampai sejauh ini belum mampu mengendalikan daerah perbatasan Afghanistan dengan Tajikistan karena masih menghadapi isolasi dunia internasional. Bahkan ISIS - K beberapa kali melakukan peledakan bom di wilayah Afganistan yang dikuasai oleh Emirat Islam Afganistan yang kini dikendalikan oleh koalisi Akhunzada dan Khakhani ( Taliban ).

 

Menjadi pertanyaan , kenapa ISIS - K menjadikan Rusia sebagai target operasi teror mereka ?. Serangan ISIS - K terhadap Rusia tersebut dilakukan sebagai balasan atas dukungan politik dan milter Rusia terhadap rezim Bashar Assad yang sedang menghadapi perlawanan gigih dari Tahrir Al Sham yang dipimpin okeh Abu Hasyim Al Sheikh. Sebagaimana ISIS - K , Tahrir Al Sham adalah penerus ISIS - Khalifah Al Baghdadi almarhum yang bergerak di Syria.

 

Bagaimana dampaknya terhadap Indonesia ? Perlu dijelaskan terlebih dahulu bahwa Al Qaeda berbeda atau bahkan berseberangan dengan ISIS. Pendukung Al Qaeda di Indonesia sebagian besar adalah anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang sedang berada dalam posisi tiarap karena tokoh tokoh pentingnya berada di tahanan. Sedangkan pendukung ISIS - K di Indonesia adalah Anshar Al Daulah ( JAD ) yang kekuatannya relatif kecil. Pimpinan JAD Aman Abdurahman kini juga masih berada didalam tahanan.

 

Meskipun demikian ancaman terorisme perlu tetap diwaspadai karena situasi politik nasional terutama yang berkaitan dengan pilpres belum tuntas. Momentum serangan teroris di Rusia di atas bukan tidak mungkin 'mengilhami' kelompok tertentu baik yang berorinetasi terhadap ISIS maupun yang berkiblat kepada AL QAEDA untuk melakukan aksi terorisme.

Halaman:

Tags

Terkini